Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kota Metro Godok RPJMD

  • Whatsapp

Metro – Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kota Metro melakukan Rapat terbatas guna mendengar dan Masukan masukan Indikator Kinerja  Dinas  bersama Team Transisi Walikota terpilih terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) tahun 2021- 2026, bertempat di Ruang Rapat, senin 01/02/2021.

Kepala Bappeda kota Metro ” Ir Bangkit Haryo Utomo ” kepada Awak Media menyampaikan;

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah kita susun RPJMD 2021-2026 ini sebagai dasar bahwa setelah Pemilihan Kepala Daerah kota Metro, Walikota dan Wakil Walikota terpilih selama 6(enam) bulan setelah dilantik harus membuat RPJMD dan di Sah kan melalui Perda.

Pada tahap ini Bappeda sudah bersama sama dengan Team khusus dari Walikota terpilih sudah melakukan Rapat beberapa kali untuk menyusun Draf RPJMD, kenapa mereka kita libatkan karena, RPJMD yang kita susun adalah mengadopsi Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walkota terpilih sehingga nantinya program kegiatan dapat terakomodir, ujarnya.

Baca Juga :  PMII Tarbiyah dan Keguruan Dapat Salam Hangat dari Korban Banjir NTT

Kemudian tujuan sasaran juga mengadopsi pada saat mereka menyampaikan Visi dan Misi serta janji janji kepada Rakyat yang harus kita Komudir di RPJMD itu

Karena arahnya, adalah sebagai Barometer kerja yang harus dipertanggung jawabkan Walikota dalam lima tahun ini harus terwujud, disamping itu RPJMD  harus dilampiri juga dengan namanya KLHS ( Kajian Lingkungan Hidup Strategis ) RPJM isinya juga ada SPJ dan lain lain.

Nah ini nantinya ada beberapa jadwal yang akan disampaikan terkait di Syah kan menjadi Perda.

Ada Uji Publik RPJM  dan Musrenbang, Musyawarah Perencanaan RPJMD waktunya satu hari, baru nanti dari Dewan mendapat Berita Acara kesepakatan bersama baru dikirim ke Provinsi, setelah itu diajukan ke Raperda untuk DPRD. Baru di Syahkan menjadi Perda dan jika tidak di Perdakan Sanksinya  Anggota DPRD tidak akan mendapat Gaji dan Tunjangan pun demikian juga Wali kota dan Wakil Walikota ujarnya.

Baca Juga :  Para Surfer Krui Di Tengah Pandemi Covid-19

Disinggung tentang APBD tahun 2021, apa yang menjadi Prioritas di kota Metro.

Untuk tahun 2021 prioritas utama tetap di Pembangunan Sumber Daya Manusia ( SDM ), dengan nilai Anggaran Rp.17 M. dan harus dilelang lebih dahulu. Sementara kita juga tetap dikenakan untuk penanganan Covid 19 sebesar 4 %. tutupnya. ( Dh)

Facebook Comments