Diduga langgar Pasal 187A, M.Nasir Dipanggil Bawaslu

  • Whatsapp

PESAWARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran, melakukan pemanggilan kepada calon Bupati nomor urut 1 M. Nasir guna dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran politik uang yang diduga teejadi di Desa Bogorejo, Gedongtataan, Kabupeten Pesawaran. Kamis(15/10/2020)

Hal tersebut dibenarkan oleh Riyan Armando, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran itu mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang pihak terduga untuk dimintai klarifikasi.

“kita hari ini undang calon Bupati nomor urut 1 untuk dimintai klarifikasi terkait pemberitaan di media online tentang adanya dugaan yang mengarah kepada politik uang, berupa bantuan material 50 truk sabes pada 10 Oktober 2020 di Bogorejo,” Kata Ketua Bawaslu Pesawaran itu.

Terkait hasil pertemuan tersebut, Riyan menjelaskan pihaknya (Bawaslu) belum dapat memberikan hasil. Karena pihaknya akan melakukan pendalam terlebih dahulu selama kurang lebih 7 hari. “Tim kita akan turun kelapangan dan melakukan pendalaman, untuk meminta keterangan dari masyarakat setempat,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Pjs. Bupati Pesibar Membuka Acara Kegiatan Masyarakat Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata

Diketahui bahwa, paslon nomor urut 1 Nasir-Naldi diduga telah melanggar Undang-undang nomor 10 tahun 2016 Pasal 187A.

“Kalau bantuan berupa material ini tidak boleh, yang boleh diberikan itu adalah bahan kampanye yang jika dikonversikan kedalam bentuk uang sejumlah Rp60 ribu, tapi bentuknya bukan berupa uang, sesuai dengan yang diatur dalam peraturan KPU,” jelasnya Riyan.

Menurutnya, sanksi yang bisa dikenakan jika terbukti adalah pidana penjara minimal 36 bulan dan maksimal 72 bulan serta denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 Miliar. (Red)

Facebook Comments