Dewan Minta PU Lebih Ketat Awasi Proyek

WAYKANAN- Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus ekstra ketat mengawasi pekerjaan proyek rekanan. Ini agar para pihak ketiga itu tak mengerjakan asal-asalan dan kualitasnya buruk.

“Dinas PU harus perketat dalam mengawasi proyek. Ini agar hasil pekerjaannya memuaskan,” tegas kata anggota DPRD Komisi III Kabupaten Way Kanan, Lukman, Ahad (24/11).

Menurut legislator Fraksi PAN ini, banyak pemborong mengerjakan proyek asal-asalan sehingga terkesan mau meraup untung sebanyak-sebanyaknya. Akhirnya, kualitas pekerjaan jadi jelek.

Ini seperti terjadi di jalan lingkungan Kampung Banjar Sari, Kecamatan Baradatu, yang diduga dikerjakan asal-asalan karena terlihat tipisnya lapisan jalan yang diperbaiki.

Pekerjaan jalan ini tidak menggunakan pondasi awal pekerjaan pemeliharaan jalan dengan tidak memasang batu 3/5. Langsung mengungkapkan batu 2/3 dan 1/2 dilapisi dengan debu batu.

Baca Juga :  Kasilog Kasrem 043/Gatam Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke - 62 Kementerian ATR/BPN

Selain itu pekerjaan pemeliharaan jalan lingkungan ini menggunakan sedikit aspal sebagai perekat sehingga terlihat jelas batu-batu masih bertaburan.

Pemeliharaan jalan lingkungan Kampung Bandar Sari Kecamatan Baradatu dalam daftar LPSE Way Kanan Pagunya 599 Juta Rupiah, karena tidak ada papan keterangan untuk proyek ini dipasang pemborong.

Warga Kampung Banjar Sari minta agar pekerjaan pemeliharaan jalan lingkungan di kampung mereka ditinjau ulang untuk diperbaiki kembali supaya jalan yang diperbaiki ini bisa bertahan lama.

Selain pemerintah masyarakat juga minta perwakilan mereka di DPRD Way Kanan melalui Komisi C untuk dapat turun lapangan meninjau lokasi pekerjaan yang dikeluhkan masyarakat. (yon)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.