Denni Ruslan: Hari Kesaktian Pancasila Adalah Momen Persatuan

  • Whatsapp
Sekjen DPP Komite Transparansi Pembangunan (KTP), Denni Ruslan. Foto: Ist

Memperingati hari kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 01 Juni di Indonesia, menurut Sekjen DPP Komite Transparansi Pembangunan (KTP) Denni Ruslan, adalah Momen Persatuan di Indonesia Saat ini. Karena menurut Denni ini lah saat yang tepat untuk mempersatukan kembali yang selama ini timbul perbedaan dan perpecahan di lapisan masyarakat. Sebut saja karena perbedaan pemilihan partai dalam pemilu, perbedaan Pemilihan Presiden dalam Pilpres, perbedaan pilihan Gubernur, Bupati, Walikota dalam Pilkada, inilah saatnya momen bersatu kembali dalam pita merah putih Bhinneka Tunggal Ika yang digenggam oleh Burung Garuda Indonesia. “Lihat saja saat ini dari pemilihan Presiden dan sampai Kepala Desa bahkan Ketua RT ada selalu perbedaan pandangan dan sikap, nah melalui momen ini mari kita rukun kembali, duduk bersama mencari kata mufakat untuk pembangunan daerah dan negeri kita, agarlebih baik sesuai dengan Pancasila sebagai “way of Life” bangsa Indonesia” jelas Denni pada Haluan Indonesia.

Selain itu menurut Denni perbedaan mereka golongan Minoritas dan Mayoritas juga jangan ada sekat, terutama dalam penyampaian kritik dan saran dalam pembangunan, kita semua sama, berbeda dalam aqidah saja tapi bersaudara sebangsa dan setanah air. “Ghirrah pejuang bangsa ini yang telah menyusun poin poin dalam sila-sila nya sangat luar biasa dan jelas terlihat tidak membedakan agama, suku, ras, adat dan budaya. Ini untuk apa agar adanya Persatuan di Indonesia, karena dengan persatuan Negeri ini menjadi kuat dan menjadi negeri yang beradab” terang Denni yang juga ketua SC Musda Golkar Kukar baru baru ini telah sukses terlaksana.

Disinggung dengan ada nya saat ini indikasi sekelompok oknum membenturkan Agama dengan Pancasila, Denni sangat berang terhadap permasalahan itu. “Perlu dicatat baik baik ya, tidak ada dalam Pancasila satupun sila nya yang bertentangan dengan agama apapun di Indonesia, bahkan saya sebagai muslim melihat bahwa Pancasila itu adalah penerjemahan dari ayat ayat Suci Alqur’an. Coba tanyakan saja pada Ulama Indonesia saat ini, karena yang menyusun pancasila juga dulunya para ulama” tegas Denni yang juga penggiat anti korupsi di Kutai Kartanegara saat ini. (*)

Facebook Comments