Dapat Rekom Penolakan Calon Pamong Kalurahan Bohol Terancam Batal dilantik

  • Whatsapp
Rekom Surat Penolakan Calon Pamong Kalurahan Bohol

Gunung Kidul – Pengisian Pamong Kalurahan Bohol Kapanewon Rongkop telah bergulir sampai tahapan menunggu rekomendasi dari Panewu Rongkop saat ini telah mendapatkan jawaban. Panewu Rongkop telah memberikan surat rekomendasi penolakan Panewu terhadap hasil pengisian pamong Kalurahan dikirim pada tanggal 12 Agustus 2021.

Dikonfirmasi tentang hal tersebut Anang Heru Purnama jagabaya Kalurahan Bohol selaku penanggung jawab kegiatan memberikan penjelasan bahwa dirinya belum menerima surat rekomendasi tersebut. Menurutnya pelaksanaan penjaringan dan penyaringan atau seleksi calon pamong Kalurahan sudah sesuai aturan yang berlaku, tetapi ketika ditanya tentang tim penguji siapa saja dan dari unsur mana saja beliau hanya ingat 3 orang dari 5 orang. Sementara itu Widodo Lurah Kalurahan Bohol saat dikonfirmasi oleh wartawan tidak hadir di kantor kalurahan dan dihubungi tidak bisa.

Baca Juga :  Polri Mutasi Beberapa Pejabat Polres Gunungkidul

Dari hasil wawancara awak media dengan Panewu Rongkop, Agung Danarta, SSos.M.SE memberikan keterangan bahwa Rekomendasi penolakan dilakukan sudah melalui kajian tim menyandingkan berkas penyaringan dan penjaringan atau seleksi pamong kalurahan dengan aturan baik Perda maupun Perbup. Dalam surat rekomendasi penolakan sudah disertai alasan penolakannya.

Selain itu salah satu peserta ujian pamong kalurahan berinisial P merasa keberatan atas pelaksanaan seleksi pamong kalurahan bohol yang menurutnya melanggar tata tertib yang di buat pasalnya salah satu tim penguji tidak memenuhi syarat dan cara penilaian. Dia menunjukkan pada Peraturan lurah no 6 tahun 2021 tentang tatib penjaringan dan penyaringan atau seleksi calon pamong kalurahan jabatan Kamituwo, dukuh bohol dan thi kalurahan Bohol pasal 6 bahwa tim penguji terdiri dari unsur pamong kalurahan ,lembaga kemasyarakatan kalurahan dan tokoh masyarakat. P menggugat hasil pelaksana seleksi tersebut agar dilaksanakan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku. (Mungkas)

Baca Juga :  Sumiyarso, Calon Lurah Ngawis, Berpengalaman "Setulus Hati Mengabdi"

Pos terkait