Camat Moga Bantah Tuduhan FMG

  • Whatsapp

Pemalang – Seusai warga Moga yang tergabung dalam Forum Masyarakat ( FMG ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kecamatan meninggalkan lokasi pada Senin ( 18/05/2020) beberapa sa’at kemudian tampak Camat Moga memasuki kantor.

Diwawancarai terpisah, Camat Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Andri Adi menyampaikan, menurut saya kurang sempurna dalam menyelesaikan masalah ini, karena tadi saya memang tadi saya ada kegiatan di Kabupaten, kemudian saya mendapatkan laporan dari teman-teman di sini kalau ada kedatangan sebagian warga atau tokoh warga yang ingin menyampaikan uneg-uneg nya dan saya langsung menjawab, saya sangat berkenan untuk menerimanya sehingga saya siap langsung ingin menjawabnya.

“Sudah saya sampaikan ke teman-teman, saya dalam perjalanan sebentar lagi sampai ke Kantor Pendopo Kecamatan Moga, saya mohon jika berkenan teman-teman ditahan terlebih dahulu agar jangan pergi karena mereka mempertanyakan saya sehingga sempurnanya adalah bertemu dengan saya langsung, sehingga kalaupun harus terjawab tidak terputus karena saya telah melihat videonya”, kata Andri Adi.

Baca Juga :  Perumda Air Minum Tirta Mulia Bagikan Hewan Kurban ke Penduduk Sekitar Sumber Mata Air

Lebih lanjut Camat Moga juga menyampaikan, misalnya ada beberapa hal yang langsung ditujukan ke pribadi saya atau terkait dengan posisi saya sehingga saya ingin sekali untu menemuinya untuk klarifikasi.

“Kami selaku Camat memiliki peran untuk mengevaluasi serta menjembatani jika memang ada sesuatu program di lingkungan Kecamatan Moga pelaksanaannya seperti apa, dalam hal ini mungkin fokus ke penyediaan sembako kegiatan BPNT, melihat pelaksanaan selama ini Alhamdulillah secara umum berlangsung dengan baik meskipun di dalam beberapa hal terkadang mendapatkan laporan dari yang bertanggung jawab yaitu Bumdesma bersama pelaksana ada beberapa agen”, imbuh Andri Adi.

Terkait dengan adanya isu yang dituduhkan ke Camat Moga yang meminta dan sudah menerim sejumlaf Fee dari suplayer, Andre Adi menjawab secara singkat ,”silahkan di cross cek ke suplayer”.

Baca Juga :  Anggota DPRD Pemalang Meninggal "Positif Covid-19"

Sedangkan menjawab pertanyaan awak media ketika ditanyakan terkait dengan ancaman akan mengganti suplayer dengan saudarnya sekda Kabupaten Pemalang, Camat Moga mengatakan, ” Pada awalnya saya tidak tahu nama warga tersebut yang datang ke kantor Kecamatan Moga dengan maksud ingin ikut menjadi penyedia sembako, karena mungkin tahunya Kecamatan menjadi penyedia sembako padahal  ada strukturnya secara regulasi, secara proses dan mungkin leading Sector dinsosnya dan pelaksananya di lapangan Bumdesma bersama agen dan saya sarankan harusnya ke sana, namun dikarena ketidak tahuan sehingga datangnya ke kantor Kecamatan”, Imbuh Andri Adi.

Diakhir wawancaranya, Andri Adi juga akan menyelesaikan masalah ini dengan memanggil para pihak untuk duduk bersama. (Joko Longkeyang)

Facebook Comments