Calon Kades di Lampura Diduga Pakai Ijazah Aspal

Calon Kades di Lampura Diduga Pakai Ijazah Palsu

LAMPUNG UTARA – Laksana satu buah judul lagu tabir kepalsuan, panitia di salah satu Desa Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara, beberkan persoalan salah satu oknum dari Calon Kepala Desa yang lolos dari seleksi verifikasi panitia Desa panitia Kecamatan hingga sampai pada panitia Kabupaten, yang mencalonkan diri menjadi Kepala Desa, pasca pelaksanaan Pilkades serentak 8 Desember 2021.

Menurut beberapa panitia yang enggan namanya untuk disebutkan, membeberkan “Kronologis dalam peristiwa seleksi salah satu oknum calon Kades di Kecamatan Tanjung Raja yang syarat-syaratnya tidak dapat di loloskan sebenarnya,” ungkap sumber dengan beberapa awak media ini, Rabu (2/2/2022).

Adapun syarat-syarat lolos seleksi calon kades wajib melampirkan syarat-syarat yang harus terpenuhi seleksi administrasi untuk pencalonan Kepala Desa.

Seperti salah satunya setiap calon wajib melampirkan status pendidikan terakhir (SD/SMP/SMA) yang sederajat.”Sebut sumber.

Baca Juga :  Ketua Pospera Lampura Soroti Pungutan Biaya Program PTSL yang Melambung

Lanjut sumber,berdasarkan dalam syarat administrasi yang di pakai oleh salah satu oknum Kades di Kecamatan Tanjung Raja, pertama adalah Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SD dengan bukti kehilangan dari Polres Lampung Utara.

Kemudian melampirkan Ijazah paket (B) setara/sama dengan SMP dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) : 01499662 79 . Diterbitkan Penyelenggara Pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada tanggal 23 Oktober 2017.

Selanjutnya pada tahun yang sama kembali di terbitkan oleh PKBM Ijazah Paket B yang kedua dengan NISN: 9878613200 dengan menyertakan tempat kelulusan ujian di SMKS YP 96 Bukit Kemuning pada tanggal terbitnya paket B yang pertama , sama dengan terbitnya pada tanggal 23 Oktober 2017 .

Kemudian oknum Calon Kades kembali melampirkan ijazah pendidikan terakhir setara dengan SMA yakni paket C yang menpunyai persamaan dengan NISN Paket B dengan Nomor : 9878613200 yang lulus ujian di SMKS YP 96 Bukit Kemuning pada tanggal 20 Mei 2020.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara, Polres Lampura Gelar Jalan Sehat, Aerobik, Tarik Tambang

Dari tiga jenis Ijazah Kesetaraan Paket B dan C yang di pakai oknum Kades tersebut, besar dugaan kami, merupakan ijazah Asli tapi Palsu ( Aspal).” Beber sumber.

Ulah karena ketidak hati-hatian kami dari Panitia Desa, Panitia Kecamatan, sampai di Panitia Kabupaten, si oknum Calon Kades lolos seleksi dari panitia Pilkades serentak pada 8 Desember 2021 untuk mencalon diri menjadi Kepala Desa

Pada akhirnya oknum calon Kades yang di duga selaku pengguna Ijazah Asli tapi Palsu ” Terpilih menjadi salah satu Kepala Desa di Kecamatan Tanjung Raja dengan masa bakti 2021 sampai dengan 2027.” Tukas beberapa sumber.

Saat di temui Kepala Sekolah (PKBM) di kediamannya ” mengkilah bahwa Ijazah yang di Pergunakan Kades tersebut Asli” Namun Ijazah Paket C saat itu belum keluar.” Katanya.

Baca Juga :  Ketua Pospera Lampura Soroti Pungutan Biaya Program PTSL yang Melambung

Maka seleksi Panitia di Desa tidak ada,tapi setelah seleksi panitia di Kecamatan baru dapat tidak di lampirkan,” Sebut saja si Pacul bukan nama yang sebenarnya pada beberapa waktu hari yang lalu.

Demikian pula sebut saja Kepala Desa si Fulan, saat di temui dan di konfirmasi di kediamannya, kalau masalah Ijazah saya tidak mengerti itu urusan si Pacul, bukan urusan saya.” Tepis dia, oknum Kades dengan nada songongnya.

Lanjut dia, “Saya tidak punya waktu untuk kamu orang, yang saya pikirkan sekarang masyarakat dan pekerjaan saya, mengenai ijazah bukan urusan saya.”  dengan nada kesal. (Tim Redaksi)

Pos terkait