Cabuli Anak Dibawah Umur Hingga Hamil, Tersangka RSU Berhasil Diamankan

  • Whatsapp

Pringsewu – Unit Reskrim Polsek Pringsewu Kota Polres Pringsewu meringkus RSU (23) warga Pekon Sidoharjo Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu atas dugaan telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur AS (16) hingga hamil.

“Tersangka kami amankan dikediamannya pada Sabtu (12/12/20) pukul 17.30 wib, saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan,” ujar Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Atang Samsuri, SH, Selasa (15/12/2020).

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan pengaduan orang tua korban ke Polsek Pringsewu Kota Polres Pringsewu pada (12/12/20) pukul 08.30 wib.

“Orang tua korban mengadukan anaknya telah disetubuhi oleh tersangka hingga hamil 7 bulan dan tersangka tidak mau bertenggung jawab atas perbuatanya tersebut, ” ungkap Atang Samsuri.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Melalui Dinas Perkimta Optimis 2021 Lahan Stadion Sudah Siap

Menurut pengakuan korban dirinya disetubuhi oleh tersangka berulang ulang kali sejak 23 Mei 2020 hingga 17 Juni 2020 didalam kamar kost korban di Pringkumpul Kelurahan Pringsewu Selatan.

“korban mau disetubuhi oleh tersangka karena termakan bujuk rayu tersangka yang akan bertanggung jawab jika sampai korban hamil” lanjut Kapolsek.

Karena takut, korban sempat menyembunyikan perihal kehamilanya dari orang tuanya dengan alasan pergi bekerja di pulau jawa. Tetapi keluarga tidak percaya dan mencurigai korban hingga akhirnya di lakukan lah pencarian dan korban di temukan di kosan yang berada di Kelurahan Pringsewu Selatan.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan, dalam proses pemeriksaan RSU mengakui bahwa dirinya memang melakukan pencabulan, yang mana antara mereka memiliki hubungan asmara, tersangka mengaku tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan korban lantaran belum siap menikah, Jelasnya.

Baca Juga :  Pengamat Intelijen Apresiasi Penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Sebagai Calon Kapolri

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1),(2) Jo Pasal 76E jo pasal 82 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan, dengan hukuman penjara 15 tahun.

(Ndi)

Facebook Comments