Bupati Mukti Agung Saksikan Penandatanganan MOU antara PDAM Tirta Mulya dan KPH Banyumas Timur

  • Whatsapp
Bupati Mukti Agung Saksikan Penandatanganan MOU antara PDAM Tirta Mulya dan KPH Banyumas Timur

Pemalang – Di saksikan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mulia menandatangani MOU dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banyumas Timurn, untuk memenuhi kebutuhan air di kecamatan Pulosari dan Belik ,Kamis (19/08/2021).

Dalam kesempatan ini, Bupati Pemalang menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan perjanjian kerja sama tersebut Kerena Air bersih merupakan kebutuhan dasar setiap manusia termasuk masyarakat Pemalang.

Ia pun prihatin di beberapa wilayah termasuk di Kecamatan Belik dan Pulosari pada saat musim kemarau terjadi krisis air bersih.

“Semoga melalui perjanjian kerjasama ini bisa mengatasi krisis itu. Penyediaan suplai air dari wilayah Banyumas Timur tepatnya dari Kecamatan Baturraden bisa mencukupi kebutuhan di kedua kecamatan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  PAC Pemuda Pancasila Warung Pring Gelar Pelantikan Pengurus Masa Bhakti 2021-2023

Ia juga berharap pelaksanaan program proyek yang dibiayai APBD dan APBN ini bisa dilaksanakan secepatnya.

“Mudah-mudahan anggaran dari pusat tidak direfocusing, dan seperti janji kami kedepan air di wilayah Belik dan Pulosari akan berlimpah,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Pemalang tersebut.

Ditempat yang sama, Kepala KPH Banyumas Timur, Cecep Hermawan mengatakan, sejak tahun 1994 sudah melihat adanya krisis air di wilayah Pulosari, tentunya ini menjadi persoalan ketika diketahui sumber air dari Gunung Slamet sangat melimpah ruah.

“Mudah-mudahan setelah perjanjian ini ditandatangani persoalan krisis di kedua wilayah tersebut dapat teratasi, yang jelas kita jaga alam ini terutama hutan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  PAC Pemuda Pancasila Warung Pring Gelar Pelantikan Pengurus Masa Bhakti 2021-2023

Sementara, Kepala PDAM Tirta Mulia Pemalang, Slamet Efendi mengatakan, Pulosari dan Belik selama ini belum mendapatkan akses air bersih.

“Ketika pak bupati dilantik langsung memerintahkan kepada kami (PDAM) berkomunikasi dengan pihak Perhutani wilayah Banyumas serta penyedia anggaran APBN sudah kami lakukan, Alhamdulillah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan KPH Banyumas kita realisasikan hari ini,” katanya. (tris)

Pos terkait