Bupati Loekman Segera Fasilitasi Status Lahan Warga

  • Whatsapp

LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, menerima kedatangan perwakilan masyarakat dari tiga Kampung, Kecamatan Bandar Surabaya, di Rumah Dinas Bupati, Rabu (09/10/2019)

Kehadiran masyarakat dari Kampung Sumber Agung, Cempaka Putih, dan Sido Dadi tersebut, ingin mempertanyakan status lahan mereka, yang sampai saat ini sertifikat tanahnya belum dikeluarkan pihak BPN Lamteng.

“Selain dipersulit mengurus sertifikat, warga juga diminta biaya administrasi sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab disana,” ujar Anggota DPRD Lampung Watoni, saat mendampingi masyarakat bertemu dengan Bupati dan Ketua DPRD Lamteng.

Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menegaskan, akan menindaklanjuti masalah itu dengan aturan yang berlaku. Jika sudah benar semua, sudah sepatutnya pemerintah daerah melingdungi masyarakat.

Baca Juga :  Setelah Viral di Media Nasi Ayam Belatung, Berlanjut Ke Medsos

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, Insya Allah dapat kita selesaikan. Sementara keluhan masyarakat saya terima dahulu untuk difasilitasi. Saya minta Asisten I memanggil Camat dan Kepala Kampung dari tiga kampung tersebut. Kalo bisa dipercepat, nanti kita undang semua pihak-pihak terkait, untuk meluruskan masalah ini,” ujarnya.

“Kalau memang sangat meresahkan segera lapor ke Polsek setempat. Mudah mudahan hukum bisa ditegakkan disana. Saya minta OPD terkait tolong dibantu. Sebelum tutup tahun 2019 ini, saya harap masalah sengketa laham ini dapat selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamteng Sumarsono menambahkan, bahwa masyarakat dari tiga kampung tersebut sudah menempati lahannya sejak tahun 1992.

“Masyarakat disana sudah tinggal sejak tahun 1992 atau sudah 28 tahun menempati lahannya. Kesimpulannya, jika warga sudah menempati lahan itu selama 20 tahun, maka sudah bisa dibuatkan sertifikat, dan tidak bisa digugat oleh siapapun,” tegasnya.

Baca Juga :  PMI Waykanan Terus Bergerak Semprotkan Disinfektan

“Saya akan rekomendasikan ke Polres Lamteng untuk menindaklanjuti masalah ini. Nanti tinggal aparat hukum yang menidaklanjuti. Bapak-bapak gak perlu takut, nagara kita ini negara hukum, tenang saja nanti aparat penegak hukum yang menindaklanjuti,” ujarnya. (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.