Bupati Edi Damansyah Reresmikan Lab DLHK dan Radio Swara Kalpataru

  • Whatsapp
Bupati Kukar, Edi Damansyah menandatangani prasasti tanda di resmikan nya Lab DLHK dan Radio Swara Kalpataru

KUTAI KARTANEGARA –  Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah Selasa (30/11/2021) meresmikan Kantor UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Radio nya komunitas Lingkungan dengan nama Radio Swara Kalpataru di kantor DLHK Kukar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tenggarong.

Turut Hadir dalam peresmian tersebut, Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Kejari Tenggarong dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kukar. Serta terlihat hadir pula Prof. Iskandar ketua Gugus Tugas, Kepala BSI KLHK Wilayah Samboja DR. Ishak, serta perwakilan dari DLHK provinsi Kaltim.

Dalam Sambutannya Edi Damansyah meminta 3 hal yaitu Agar UPTD Laboratorium di tingkatkan statusnya menjadi Badan Layanan Usaha Daerah(BLUD) sehingga dapat mengelola keuangan sendiri. Kedua agar perusahaan di wilayah administrasi Kukar dapat melakukan uji laboratorium ke UPTD Lab. Lingkungan DLHK sehingga dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kukar, dan tentunya pihak DLHK dapat memberikan Pelayanan Prima pada konsumen. Dan terkahir Bupati berpesan agar Agar Radio swara kalpataru menjadi sarana untuk membantu mengembangkan dan mempromosikan kegiatan tekhnis di DLHK.

“Saya menaruh harapan besar pada kedua sarana yang dimiliki DLHK Kukar ini yaitu Laboratorium dan Radio agar dapat bersinergisitas antara pemerintah dan pihak perusahaan untuk menjaga kelestarian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Edi Damansyah yang saat ini menjadi Ketua DPC. PDI Perjuangan Kukar.

Sementara menurut Alpian Noor Kepala DLHK Kukar didampingi Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLHK Varia Fadillah menyatakan akan membawa UPTD Laboratorium Lingkungan untuk segera mendapatkan Akreditasi dan teregistrasi pada tahun 2022 ini. “DLHK Kukar salah satu yang mendapatkan Mobil Laboratorium dari KLHK Pusat dari hanya 5 unit yang dibagikan ke seluruh Indonesia, Semoga kami juga dapat meraih Akreditasi dan Teregistrasi yang akan datangnya,” jelas Alpian pada Haluan Indonesia. (Var)

Pos terkait