Bupati Dendi Ajak Jemaah Berdoa agar Corona Cepat Hilang

  • Whatsapp

PESAWARAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, melalui Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Drs Syukur, mengajak warga pesawaran berdoa bersama-sama agar wabah virus corona cepat berlalu dari Indonesia.

“Mari bersama-sama kita berdoa, semoga Pandemi Covid-19 lekas berlalu,” ucap Syukur saat menyampaikan sambutan di Masjid Al-Istiqomah Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin, Senin (26/4/21).

Dalam sambutannya Syukur juga mengatakan, kegiatan safari ramadan adalah kegiatan tahunan antara Pemkab bersama BAZNAS di saat bulan Suci Ramadan.

Hanya saja, katanya, tahun lalu ditiadakan karena Pandemi Covid-19.

“Tapi tahun ini kita lakukan karena menjadi sarana bupati melepas kangen dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu Syukur juga menjelaskan, rombonganya membawa bantuan berupa zakat dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Pesawaran yang dikelola oleh BAZNAS Pesawaran.

Baca Juga :  Truk Muatan Beras Dua Ton Tabrak Tembok Saluran Irigasi

“Saya berharap bantuan yang diberikan pada hari ini, dapat membantu ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 seperti ini” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Pesawaran Abdul Hamid mengatakan, pihaknya telah melakukan penyaluran bantuan di 8 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada di Pesawaran.

“Rencananya Jumat mendatang seluruh bantuan rampung kita salurkan. Ada sembako, bedah rumah, santunan anak yatim, bantuan siswa berprestasi tidak mampu,” katanya.

Khusus bantuan di Kecamatan Way Ratai disalurkan berupa bedah rumah 4 keluarga, sembako untuk kepada 165 KK, santunan anak yatim 80 anak, dan bantuan siswa berprestasi tidak mampu sebanyak 50 SD dan 26 untuk SMP.

Syukur menambahkan lagi, selain itu Pemerintah Pesawaran juga memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk 3 keluarga.

Baca Juga :  Toko Tani Indonesia Center Tubaba Mulai Beroperasi

“Di Kecamatan Padang Cermin, kita ini kita memberikan bantuan bedah rumah untuk 3 keluarga, sembako 180 KK, santunan anak yatim 80 anak, bantuan siswa berprestasi yang tidak mampu untuk tingkat SD 44 anak, sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 36 anak,” tutupnya. (Mus)

Facebook Comments