BNPB Minta BPBD Edukasi Masyarakat Tentang Filosofi Protokol Kesehatan Covid-19

  • Whatsapp

KALIANDA, – Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan, menyampaikan bahwa dalam penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), diperlukan sosialisasi tentang filosofi protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu dijelaskan Lilik Kurniawan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Sub Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat Daerah melalui video conference (vicon).

“Filosofinya yang kita ajarkan, bukan hanya caranya. Agar mereka mengerti tentang pemberlakuan jaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan, agar kita tidak tertular. Hal ini harus dilakukan sesering mungkin,” jelasnya dalam vicon, Kamis (4/6/2020).

Pada vicon yang diikuti oleh Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, M. Darmawan, serta jajarannya di ruang vicon, yang berada di rumah dinas bupati setempat, Lilik Kurniawan juga mejelaskan bahwa pihak BPBD harus memastikan masyarakat mendapatkan edukasi yang benar tentang penanganan Covid-19. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai media yan ada di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Diduga langgar Pasal 187A, M.Nasir Dipanggil Bawaslu

“Bisa melalui televisi, radio, koran, media sosial, dan melalui konvensional. Cara konvensional ini bisa kita lakukan melalui tempat ibadah, atau bisa melalui RT, RW, lingkugan setempat,” jelasnya lebih lanjut.

Pada kesempatan itu, Lilik Kurniawan juga menegaskan, BPBD harus tetap menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Baik ada bencana Covid-19 maupun tidak. Jangan sampai tidak melindungi masyarakat, diluar Covid-19 bencana lain yang ada juga tetap harus ditangani.

“Kita tangani dengan baik, baik itu Covid-19 atau bencana lain. Seperti bencana alam, sehingga kita masih bisa melaksanakan dua kegiatan secara bersama-sama,” terang Lilik Kurniawan.

Pada bagian lain, Lilik Kurniawan mengajak kepada seluruh Kepala BPBD, untuk mulai memetakan lagi risiko yang ada di wilayahnya, dimasing masing kabupaten/kota.

Baca Juga :  Pasca Laporkan Yozi Rizal, PMII Lampung Akan Gelar Konsolidasi Akbar

“Namun demikian, kita bersyukur dalam kurun waktu Januari – Juni 2020, tidak terjadi bencana yang besar, seperti gempa Lombok dan Palu, yang menyertai Pandemi Covid 19,” tukas Lilik seraya meminta apabila menghadapi bencana alam dimasa pandemi ini, penanganannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan. (*)

Facebook Comments