Berharap Pupuk Subsidi, Petani Kecamatan Belik Buat Kartu Tani

  • Whatsapp

Pemalang- Bertempat di Balai Penyuluh Pertanian Warga Kecamatan Belik ramai ramai mengurus Kartu Tani untuk memudahkan pembelian Pupuk Subsidi, yang saat ini sulit di dapat

Hal ini dilakukan karena Petani sulit mendapatkan pupuk bersubsidi, kalau tidak menggunakan kartu tani ungkap Sutini, Selasa 06 Oktokber 2020

Sutini mengatakan,, tanpa kartu tani petani sulit mendapatkan pupuk apalagi yang bersubsidi,soalnya kalo yang tidak bersubsidi hargane lebih mahal, lebih separo harga.

Ia berharap agar Kartu Tani yang di urus nya segera jadi, sehingga mudah dalam membeli pupuk, karena pupuk sangat Penting buat kesuburan tanaman ungkapnya

Dalam hal ini Suripto selaku Kordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Balai Penyuluh Pertanian (PPL BPP) Kecamatan Belik Mengatakan, Program Kartu Tani adalah program dari Kementrian pertanian, langkah ini dilakukan agar pola distribusi pupuk bantuan Pemerintah untuk Petani supaya lebih efektif dan lebih tepat kepada pihak yang memang membutuhkan, termasuk bantuan pupuk subsidi,” ujarnya,

Baca Juga :  Pasca Laporkan Yozi Rizal, PMII Lampung Akan Gelar Konsolidasi Akbar

BPP (Balai Penyuluh Pertanian) hanya memfasilitasi para Petani di wilayahnya agar mudah mendapatkan pupuk,(0 terutama pupuk bersubsidi melalui kartu tani, dan nantinya kartu yang di rancang khusus untuk alokasi pupuk subsidi di terbitkan melalui Bank BRI
Jadi BPP (Balai penyuluhan pertanian) hanya mengolah data petani supaya Datanya diusulkan ke Kabupaten dan nanti di teruskan ke Dinas terkait untuk mendapatkan Pupuk Subsidi melalui Kios Pupuk Lengkap (KPL) yang sudah Di tunjuk.

Pengurusan kartu tani dengan membawa persyaratan Fotokopi KTP, SPPT,Dan petani tergabung dalam Kelompok Tani,,yang mendapatkan Pupuk bersubsidi maksimal lahan 2 hektar

Selaku kordinator PPL Menghimbau agar para Petani yang ada wilayah Kecamatan Belik agar mengurus atau mengaktifkan Kartu Tani, dan BPP kecamatan Belik siap memfasilitasi pungkas Suripto(tris)

Facebook Comments