Berhadapan Dengan Mahasiswa, Satu Pol PP Pingsan

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG- Demo para mahasiswa di kantor Gubernur Lampung Senin (28/10) ricuh. Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung plus Bandar Lampung itu berhadapan dan saling dorong dengan petugas Satpol PP. Akibatnya, seorang Satpol PP pingsan.

Demo bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober itu dari gabungan para kader PMII, HMI, PMKRI, GMKI, KMHDI, IMM, GMNI dan juga KAMMI se-Bandar Lampung. Sekitar 2.000-an mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi dan tuntutan di kantor gubernur setempat.

Menurut Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung, Erzal Syahreza, aksi tersebut sebagai reaksi dari banyak persoalan bangsa yang tak kunjung selesai.

“Salah satu tuntutan kami ialah mendesak presiden segera membentuk tim investigasi independen untuk mengungkap pelaku di balik meninggalnya sejumlah aktivis, pada aksi 23-30 September 2019,” terangnya kepada Haluanlampung.com, grup Independen Pos.

Baca Juga :  Program Pemutihan Pajak Kendaraan Akan Berakhir

Selain itu kata Erzal, ada pula tuntutan dalam aksi tersebut diantaranya berkaitan dengan isu kesehatan dan lingkungan hidup. Juga isu yang paling menonjol soal keamanan.

“Kami mengutuk segala bentuk tindakan represif yang menyalahi aturan oleh kepolisian terhadap aksi massa. Juga menuntut presiden membentuk tim independen guna mengungkap pelaku dibalik meninggalnya aktivis di Kendari dan Jakarta,” ucapnya.

Dalam aksi tersebut, seorang anggota Satpol PP perempuan jatuh pingsan. Diduga, ia tak kuat menahan gempuran massa aksi yang meringsek masuk ke kantor Gubernur Lampung. Akhirnya, anggota Pol PP tersebut harus dievakuasi untuk mendapat perawatan.

Massa aksi itu berpusat di samping Hotel Sheraton di Jalan Wolter Mongensidi dan longmarch menuju kantor Gubernur Lampung. Aksi damai ini juga untuk menyampaikan aspirasi, bahwa para mahasiswa menilai ada yang tak stabil dalam sistem pemerintahan.

Baca Juga :  Pengurus Pobsi Bandar Lampung Masa Bhakti 2021-2025 Segera dikukuhkan

“Kita sampaikan aspirasi dan keresahan para pemuda dan masyarakat saat ini,” kata Ketua HMI Cabang Bandar Lampung, Husni Mubarok, dalam orasinya. (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.