Berdayakan Keluarga, PKK Gelar Pelatihan UP2K

  • Whatsapp

TANGGAMUS – Tim penggerak PKK Kabupaten Tanggamus Lampung menggelar pelatihan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) TP-PKK kecamatan, pekon dan kader tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Aula Serumpun Padi Gisting, Senin (9/12/2019).

Kegiatan itu mengusung tema “Melalui pelatihan pembuatan makanan berbasis kopi dan ikan kita tingkatkan usaha ekonomi kreatif dan mewujudkan usaha yang produktif”.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengatakan, pelatihan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan dari warga masyarakat. Khususnya kader Tim Penggerak PKK.

“Gerakan PKK adalah gerakan nasional, yang bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju keluarga yang sehat, sejahtera, maju dan mandiri,” kata Dewi, seperti dilansir suarapedia.com.

Baca Juga :  SIGER jadi Tema NU Science and Cultural Art 2021

Untuk itu, lanjutnya, para kader PKK sebagai garda terdepan pelaksanaan 10 progran PKK, dapat terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. Sehingga dapat berperan maksimal, guna membantu meringankan beban pemerintah meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

“Salah satu jenis usaha rumah tangga atau industri kecil yang potensial dan merupakan industri unggulan Tanggamus, adalah industri makanan. Sehingga pemilik industri ini cukup berkembang dengan cepat dan banyak diminati oleh konsumen. Terlebih Kabupaten Tanggamus memiliki sumber daya perikanan dan perkebunan, khususnya kopi,” jelas Dewi.

Masih kata dia, sektor pariwisata juga memiliki peranan penting dalam meningkatkan pendapatan daerah dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Baik wisata bahari, wisata kuliner, alam dan lain sebagainya. Oleh karna itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi output dan hasilnya dapat mengembangkan dan menunjang pembangunan di Tanggamus.

Baca Juga :  Ops. Patuh Krakatau 2021 Upayakan Tindakan Preventif dan Preemtif

“Banyak sumber daya alam yang bisa di aplikasikan untuk dijadikan bahan olahan makanan. Yang akan melatih adalah narasumber yang memang handal dalam bidangnya. Diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu yang didapat, bisa mandiri serta dapat mengelola bahan olahan dari kopi atau ikan dan lainnya,” tandasnya. (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.