Benidiktus S, STP Tanggapi Dugaan Pelanggaran Lingkungan Hidup Gunungkidul

  • Whatsapp
Benidiktus S, STP tanggapi terkaitan dugaan pelanggaran Lingkungan Hidup

GUNUNGKIDUL – Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Gunungkidul pada tanggal 7 Desember 2021 melalui Benidiktus Sihotang, STP kasi pengaduan dan penyelesaian sengketa lingkungan hidup menanggapi terkait laporan pelanggaran tentang lingkungan hidup yang terjadi puskesmas darurat semanu 2 di padukuhan Srepeng kalurahan Pacarejo kapanewon Semanu.

Benidiktus memberikan keterangan ke pada awak media bahwa sesuai dengan ketugasan dirinya menerima aduan dugaan pencemaran lingkungan dan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Dengan melihat bukti laporan terkait dengan dugaan pelanggaran pengelolaan sampah medis di puskesmas darurat Semanu II jelas melanggar, itu tidak sesuai dengan setandar oprasional prosedur, SOP,”jelasnya. Dirinya mengatakan jika pengelolaan limbah sampah medis B3, tidak sesuai setandar oprasional prosedur ( SOP ), jelas melanggar, dampak terhadap lingkungan sekitar tidak sekaligus terjadi, tetapi dampak yang di timbulkan pada limbah medis yang tidak di kelola dengan benar itu akan berdampak pada jangka panjang.

Baca Juga :  HUT ke 73 RSUD Wonosari, Bupati Gunungkidul Resmikan Gedung Persalinan

“Jika seperti itu kejadianya jelas ada yang di langgar, yang namanya perpindahanpun meskipun bersifat sementara tetapi juga ada aturannya, termasuk analisis terhadap dampak lingkungan sekitarnya,” ucapnya.

Ketika di tanya oleh media berkaitan dengan perpindahan puskesmas Semanu II apakah ada pemberitahuan atau mengurus perijinannya ke DLH, Benidiktus Sihotang, STP menjelaskan “Sampai saat ini belum, baik pemberitahuanya, apalagi perijinannya, saya tau kalau puskesmas pindah meskipun bersifat sementara, itu dari teman – teman media, apalagi jika gedung puskesmasnya di bangun, tentu ada aturanya tidak serta merta asal di bangun, ” jika ada perubahan baru baik itu pemindahan tempat yang akan menimbulkan dampak baru maka seharusnya melaporkan diri ke Dinas Lingkungan Hidup bagi mereka yang sudah memiliki ijin dampak lingkungan. Selain itu harus juga Membangun fasilitas pendukung lainnya untuk mengatasi dampak lingkungan. Berdasar UU cipta kerja jika pelanggaran ini masih dilakukan maka akan dikenai sanksi. Bahkan bisa lagi lagi dengan juga diterapkan sanksi pidana. (Mungkas.RS)

Baca Juga :  HUT ke 73 RSUD Wonosari, Bupati Gunungkidul Resmikan Gedung Persalinan

Pos terkait