Bawaslu Pesibar Ngopi “Ngobrol Pilkada” Bersama Pjs Bupati

  • Whatsapp

PESISIR BARAT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat menggelar audiensi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat di ruang Batu Gukhi Kantor Bupati Pesisir Barat. Rabu (21/10/2020).

Kedatangan Anggota Bawaslu Disambut langsung oleh Pjs Bupati Pesisir Barat Bapak Ir. Achmad Crisna Putra, MEP.

Bawaslu di Wakili Anggota Bawaslu Pesisir Abd. Kodrat S, S.H., M.H., CM. (Kordiv HPPS) dan Heri Kiswanto., S.Sos.I (Kordiv Pengawasan Humas dan Hubal) serta sporting staf Bawaslu.

“ketua Bawaslu, Bapak Irwansyah, S.H.I Tidak bisa hadir karena sedang berada di Bandar Lampung, dalam konteks kedinasan pak, beliau menyampaikan permohonan maaf, dan mengutus kami berdua,” ungkap Heri Kiswanto, mengawali pembicaraannya.

Dalam audiensi ini hadir juga Asisten I Bupati Pesisir Barat Audi Marpi , Kabag Hukum Edwin Kastolani Burtha, SH.,MP dan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Audiensi dengan Bapak Pjs Bupati ini terkait sinergisitas antara lembaga Badan Pengawas Pemilu dengan pihak Pemerintah Daerah (Pemda). Menindak hasil Pengawasan Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat Terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang pemasangannya tidak sesuai Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2020 Serta membicarakan keresahan Bawaslu terkait Banner, Baleho dan Brending Mobil di mobil-mobil dinas yang ada gambar Incumbent dan Wakil Bupati, yang saat ini keduanya kembali mencalonkan diri sebagai kandidat Bupati dan Wakil Bupati untuk priode 2021-2024 mendatang.

Baca Juga :  Polres Pringsewu Berhasil Bekuk Spesialis Pemalsuan Kendaraan Bermotor

“walau dalam materi gambar menjelaskan terkait program-program atau ajakan membayar pajak misalnya, tetapi karena disana ada gambar petahana yang kembali mencalonkan diri, maka gambar itu melekat pada diri calon (incumbent),” ungkap Heri Kiswanto

Apa yang disampaikan oleh anggota Bawaslu tersebut, direspon baik oleh Pjs. Bupati, Bak gayung bersambut, Pjs. menyampaikan ” itu sudah kita intruksikan kepada OPD-OPD supaya menurunkan terlebih dahulu gambar atau Poto yang bergambar Petahana (Agus Istiqlal) atau bergambar Wakil Bupati (Erlina), nanti akan kita tekankan lagi kepada Dinas-Dinas” ungkap Pjs. Bupati yang khas dengan kaca mata dan kumis tebalnya itu.

Audiensi yang bertemakan “NGOPI” Ngobrol Pilkada ini juga membahas terkait penjelasan Peraturan Bupati No.18 tahun 2016 tentang ” Pedoman Umum Pengangkatan, Pemindahan, Pemberhentian, dan Disiplin Sedang Tenaga Honorer/Kontrak Daerah Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat”

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2021

Menurut Anggota Bawaslu Abdul Kodrat, Banyak ASN di lingkungan Pemerintah Daerah yang diduga tidak netral, terutama dalam postingan-postingan di media Sosial (Medsos), selain ASN juga banyak para tenaga honor kontrak daerah yang diduga tidak netral, bahkan ada yang terang-terang menunjukkan keberpihakannya.

Masih menurut Kodrat, bahkan ada salah satu Guru Honor Kontrak di salah satu kecamatan, menyatakan dukungan, bahkan mengajak untuk memenangkan salah satu calon, ikut juga dalam kampanye, dengan simbol-simbol calon tertentu, karena hal itu tidak dibenarkan, mengingat Honor Kontrak juga gajinya bersumber dari Negara.

“Kami merasa bahwa marwah Bawaslu ini sudah di uji oleh seorang Honor Daerah (Honda) ini, karena beberapa hari yang lalu sudah kita kirim surat peringatan, ternyata tidak mempan dan masih membuat postingan-postingan yang menyatakan keberpihakan kesalah satu Pasangan Calon,”

Baca Juga :  Banyak Petahana di Pilkada Sulut, Ketua DPD Tekankan Kerukunan Warga

Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan untuk mendukung penuh terhadap kenetralan ASN yang ada di Pesisir Barat. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Siap Menjaga Netralitas ASN,
“terkait laporan hasil kajian Bawaslu ini, saya sudah Tandatangani surat Peringatan untuk yang bersangkutan, kalau masih tidak diindahkan akan kita tindak tegas. Ungkap Pria Paruh baya ini yang didapuk menahkodai Kabupaten termuda ini selama 71 hari sejak 26 September Kemarin.

Masih menurut dia,
“kemarin kita sudah mengikrar OPD-OPD, Camat-Camat dan Rencana selanjutnya Kepada Peratin-Peratin Pesisir Barat ini untuk bersifat netral pada pilkada ini, Ungkapnya

Terakhir Pak Pjs. Bupati ini berharap Pilkada Pesisir Barat Tahun 2020 berjalan lancar, Aman, damai, dan melahirkan pemimpin yang memang diinginkan oleh masyarakat Pesisir Barat”, Ungkapnya. (Ref)

Facebook Comments