Bawaslu Pesibar Ingatkan Paslon Mengurus STTP

  • Whatsapp

PESISIR BARAT – Bawaslu Ingatakan Pasangan calon agar dapat mengurus STTP. Karena Dalam PKPU peserta pilkada wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis terkait kampanye.

Sebenarnya tidak sulit untuk STTP dari Kepolisian. Cukup dengan mencantumkan identitas penanggung jawab, waktu, lokasi, nama tim kampanye dan jumlah peserta STTP sudah bisa diterbitkan.

Selain itu, jika pasangan calon atau partai pengusul, tim kampanye maupun pelaksana kampanye sudah mengantongi STTP maka kegiatan kampanye bisa dilaksanakan dengan penuh rasa aman tanpa khawatir akan dibubarkan Bawaslu bersama pihak kepolisian.

“STTP ini sebagai bentuk perlindungan loh saat melakukan kegiatan kampanye, kami menghimbau pasangan calon beserta timnya untuk mengurus ijin (STTP),” ungkap Koordinator Divisi Pencegahan Heri Kiswanto, S.Sos. Rabu (30/09/2020)

Baca Juga :  Pjs. Bupati Pesisir Barat Hadiri Acara Bersama Tim Feasibilty Study Unila

Lebih lanjut, Kordiv Pencegahan Pesbar yang akrab disapa Bang HK ini menambahkan jika STTP juga bisa dibuat secara kolektif dimana dalam satu STTP bisa untuk beberapa kegiatan kampanye dalam waktu tertentu.

Apabila masih ada peserta pilkada yang menggelar kampanye tanpa STTP, Protokol kesehatan tidak dijalankan, terciptanya kerumunan massa, tempat tidak sesui yg diatur PKPU 13, maka Bawaslu akan melakukan proses verifikasi untuk memberikan peringatan tertulis dan berlaku selama 1 jam kepada peserta pilkada yang bersangkutan selanjutnya jika dalam Waktu yg ditentukan tidak diindahkan maka kami dan jajaran berkoordinasi dengan kepolisian setempat u membubarkan.

Dikatakan “Rekan-rekan dari Kepolisiankan akan membantu dalam pengurusan STTP, tidak ada yang sulit. Juga bisa untuk kolektif, dimana setiap satu STTP bisa berisi beberapa kegiatan dalam waktu tertentu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gubernur Serahkan Bantuan Hewan Ternak Dan Rakor Rencana Pembangunan Kawasan Pariwisata Terintegrasi Pelabuhan Bakauheni

Selain PKPU, pemberitahuan kegiatan politik termasuk kampanye juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2017. Pasal 17 menyebutkan, kegiatan politik yang akan dilaksanakan di muka umum wajib diberitahukan kepada kepolisian.

Kemudian dalam peraturan Kapolri Nomor 06 tahun 2012 tentang tata cara pemberitahuan dan penerbitan STTP kampanye pemilu dan yang terbaru telegram Kapolda Lampung Nomor STR/136/IX/YAN.2.1/2020 tertanggal 22 Swptember 2020 tenteng Jukrah penerbitan STTP dalam pilkada tahun 2020 sudah jelas.

Sebagai informasi, tahapan kampanye telah dimulai pada Sabtu (26/09) dan akan berlangsung hingga (05/12) mendatang. Sesuai PKPU nomor 13 Tahun 2020 perubahan kedua PKPU nomor 6 Tahun 2020, kampanye yang bisa dilakukan dan diperbolehkan saat pandemi adalah kampanye tatap muka dalam ruangan dengan jumlah peserta maksimal 50 orang. Dan wajib menggunakan masker sebagai alat pelindung diri, juga ketersediaan sarana sanitasi. (Red)

Facebook Comments