Bantuan Sosial Turun di Gunungkidul, Sayang Physical Distancing di Lupakan

  • Whatsapp

Gunungkidul–Mulai minggu ini Pemerintah menyalurkan bantuan masyarakat terdampak covid 19. Program yang diturunkan adalah Bantuan Sosial Tunai atau BST dari Kementerian Sosial diberikan kepada masyarakat berupa uang tunai senilai Rp 600.000,- setiap bulan selama 3 bulan, minggu (17 Mei 2020).

Selain itu pemerintah Provinsi juga memberikan bantuan sosial sebesar Rp400.000,- dan kemudian akan disusul bantuan langsung tunai atau BLT dari Dana Desa sebesar Rp600.000 setiap bulan selama 3 bulan dengan kriteria sesuai dengan Peraturan Bupati Gunungkidul nomor 34 tahun 2020/15 A.

Menurut Erna TKSK Kecamatan Tanjungsari pencairan BST di kecamatan Tanjungsari program dari Kemensos sudah dilaksanakan mulai tanggal 15 Mei 2020 sampai 19 Mei 2020 di Desa nya masing-masing, menurutnya sebelum pencairan program tersebut melalui Dinas Sosial Gunungkidul telah memberikan data kepada Desa untuk di verifikasi dan validasi (Verval).

Baca Juga :  dr. Dian Aesthetic dan Antiaging Hadir di Lampung

Dalam pelaksanaan verval masih ditemukan penerima manfaat dari kalangan ASN ataupun keluarganya yang tergolong mampu, untuk kelancaran Penyalurannya BST petugas dari PT Pos dibantu oleh bhabinkamtibmas dari polsek Tanjungsari, Koramil Tepus dan hansip desa kemiri.

Lain halnya di kecamatan Tepus tanggal 17 Mei sudah membagikan bantuan sosial Pemda DIY kepada masyarakat kabupaten Gunungkidul yang terdampak covid 19 di halaman Kantor Kecamatan Tepus namun sangat disayangkan pengaturan para penerima bantuan dan petugas tidak memperhatikan anjuran pemerintah tentang physical distancing yang harusnya menjaga jarak 2 meter tetapi masyarakat masih berkumpul dan bergerombol berdekatan dan juga para petugas duduknya masih berhimpitan atau berdekatan kata warto utomo salah satu dari penerima bantuan. (Mungkas).

Facebook Comments