Bantah Maen Atur Proyek, Juanda Naim : Semua Sudah Ada Mekanisme Dan Aturan

  • Whatsapp
Lampung – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Juanda Naim, bantah tudingan bahwa ada pengaturan proyek bernilai Rp.18 miliar rupiah tahun anggaran 2021.
Juanda mengatakan, hal tersebut biasa terjadi jikalau seseorang memimpin sebuah instansi atau lembaga.
“Kalau kenyataannya benar, saya harus takut. Ini saya tidak cawe-cawe dan menyerahkan segala persoalan kepada mekanisme aturan. Dibilang saya ikut ngatur proyek Rp. 18 miliar tahun Anggaran 2021. Inikan gak bener,” ujar Juanda pada Minggu (10/10) saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Sementara itu, IH, Kasubbag yang ditengarai sebagai pengendali proyek juga turut membantah. IH mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar, lantaran semua kegiatan proyek dilakukan secara terbuka sehingga semua orang bisa melihat.
“Mulai dari pengumuman, pendaftaran, evaluasi, pembuktian, pengumuman, penetapan pemenang semua bisa ikut dan memantau bersama,” kata IH.
Sebelumnya dalam beberapa pemberitaan di media online, koordinator Koalisi Strategi Kebijakan Analisa Anggaran Publik (SKAAP) dan Gamapela Lampung, Andre Arifin mengatakan lembanganya mendapati indikasi oknum Kasubbag bernama IH  berperan besar membagi proyek di Kemenag Lampung.
“Koaliasi SKAAP dan Gamapela mendapati indikasi kuat proyek-proyek di Kemenag Lampung diduga dikuasi IH atas restu pimpinan. Jadi dr Indri itu yang punya peran bagi-bagi proyeknya,” kata Andre Arifin.
Menurut dia, nyaris semua paket proyek fisik Kemenag kabupaten/kota diduga sudah terkondisi alias kocok bekem. “Kami juga dapat info kalau setiap bulan itu para pokja kabupaten/kota di kumpulkan di suatu tempat.  Semua ada lima ketua pokja, sekretaris dan tiga anggota,” pungkasnya.
Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Pimpin Sidang Parade Calon Tamtama PK TNI AD Gel II Ta 2021 Subpanda Lampung

Pos terkait