BALAK: Winarti Jangan Bermanuver Sibuk Urusan Rekrutmen Honorer, Bagaimana Dengan 25 Janji Politik mu?!

  • Whatsapp
25 janji politik Win-Hen saat pencalonan Bupati-Wakil Bupati Tulang Bawang

Maksud hati ingin menjaring aspirasi di media sosial di akun instagramnya Winarti malah menuai beragam tanggapan yang rata rata tanggapan itu pun Bernada miring sehingga menjadi Viral di media sosial.

Koordinator Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan BALAK Idris Abung menilai apa yang dilakukan oleh Winarti di anggap sebagai Manuver Politik belaka ” Jangan Mencari Simpatik di Masa akhir jabatan” , sebab ada hal yang lebih penting yang perlu di lakukan oleh Winarti sesuai janji Politiknya saat masa kampanye.

“Saya beharap, Apa yang dilakukan Winarti Selaku Bupati TUBA untuk melakukan Rekrutmen tenaga Honorer jangan di lanjutkan sebab Jelas itu tidak sesuai dengan Moratorium menabrak Undang Undang nomor 05 Tahun 2014 tentang Mekanisme Pengangkatan ASN dan rekrutman tenaga Honorarium,”

Selain itu dalam Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018 pasal 96 tentang larangan pengangkatan honorer non Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Sekedar mengingatkan masyarakat Tulang Bawang Umumnya dan Winarti Khususnya Lebih baik fokus dalam Realisasi janji Politiknya masih Ingatkah dengan 25 Janji politiknya saat Mencalonkan Diri sebagai bupati Tulang Bawang, dari janji itu sudah berapa persen 25 Janji politik Winarti Terealisasi.

Kedua, Pelantikan Winarti Selaku Bupati TUBA yang didasarkan pada Radiogram Menteri Dalam Negeri RI Nomor 273/3989/Sj tanggal 5 September 2017, pelaksanaan pelantikan hasil pilkada serentak Tahun 2017 tahap III.

“Dari tahun pelantikan hingga Saat ini di tahun 2021 berarti beliau telah menjabat 4 tahun tapi apa buktinya..?!,”

“Yang pasti saya yakin masyarakat saat ini sudah tidak bodoh,”

“Bahkan Saya menilai Kepemimpinan Winarti Layak Mendapat Raport Merah mengapa demikian sebab hingga saat ini kemajuan apa yang Bisa di rasakan Masyarakat Tulang bawang, mulai Dari Fasulitas jalan raya, Pendidikan, Perekonomian dan Penegakan Hukum Tetutama Perlindungan Perempuan dan Anak,” .ujar Idris Abung.

Pos terkait