BALAK dan BKBH Unila Kecewa, Sidang Asusila Kades Mencuat ke Publik

BALAK dan BKBH Unila Kecewa, Sidang Asusila Kades Mencuat ke Publik

Perjalanan Kasus Skandal Kades Rawa Selapan dan Staf  saat ini telah memasuki Persidangan. Hingga Senin yang lalu yang terkonfirmasi melalui Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan (BALAK) dan Kuasa Hukum Tersangka dari BKBH Unila telah memasuki tahapan putusan sela.

Sejatinya, sidang Ini adalah sidang asusila tertutup untuk umum tapi yang di sayangkan adalah sidang ini terdapat keganjilan yang berujung  kekecewaan dan protes dari pihak BALAK.

Idris Abung mengatakan, “Kami Kecewa pada hari ini penjadwalan sidang tertutup tapi mengapa yang terjadi adalah sidang ini terkesan terbuka untuk pihak tertentu, secara UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999 menyebutkan benar Adanya kebebasan pers dan Pihak pihak tertentu tidak dapat Melarang dalam peliputan terlebih menghalang halangi Peliputan,” ungkap Idris Abung.

“Tapi disini yang perlu saya tegaskan dan yang perlu di garis bawahi bahwa dalam pelaksanaan pengadilan ada hal yang bersifat wajib di jaga kerahasiaannya, terlebih jelas sidang asusila ini adalah sidang tertutup,”

Selain Itu, dalam pemberitaan dibeberapa media yang telah terespose mengangkat isi berita sidang yang sudah terkonsumsi Publik itu, apakah sudah ada izin dari Hakim dan pengadilan.

“Tentu ini nggak Fair ya, jelas keterangan sidang tertutup tapi mengapa ada pemberitaan isinya seperti mengcopy paste atau sama persis, sehingga wajar dong kalau kami mempertanyakan, ini sidang tertutup tapi mengapa terbuka untuk pihak tertentu semua juga tahu sidang ini hanya di ketahui majelis Hakim, Jaksa, Pihak tersangk,a korban dan saksi, tapi kok tiba tiba isi sidang tertutup bisa terekpose,” ungkap Abung.

Hal Senada Disampaikan Oleh Pihak BKBH UNILA melalui Budi Rizky Husin selaku Ketua BKBH selaku Penasehat Hukum, yang membenarkan Bahwa saat ini kasus sedang menjalani masa persidangan, dan ini adalah sidang tertutup karena termasuk delik kesusilaan.

“Sehingga tidak bisa sembarang pihak lain bisa masuk ke wilayah persidangan maupun secara online maupun offline kecuali keluarga atau pihak terkait perkara tersebut,” ujar Budi Rizky Husin.

” Anehnya, ada pemberitaan Beberapa media kemarin hari senen kami baca kenapa sampai pembicaraan kami dipersidangan dimuat juga,”

“Ini kan udah jelas sidang tertutup yang sifatnya sangat privasi dan sangat sensitive, sehingga kami meminta kepada semua pihak mohon dapat menghormati kewibawaan hukum yg sedang berjalan,
Silahkan kalo mau meliput sah sah aja kalo cover nya tapi tidak terlalu jauh intervensi ke dalam,”

“Kami selaku Team kuasa hukum dari BKBH merasa keberatan dan akan kami ajukan protes dipersidangan nanti,” pungkas Budi. (*)

Pos terkait