Bahas Konektifitas di Wilayah 3T, Pemkab Pesibar Ikuti Teleconference bersama Kementerian Kominfo

  • Whatsapp
Diskominfo Pesibar Ikuti Teleconference bersama Kementerian Kominfo

Pesisir Barat : Dinas Kominfo Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) meakukan konferensi Pers melalui Video Teleconference dengan Kementerian Komunikasi Dan Informatika, pada Rabu 18 Agustus 2021.

Konferensi Pers tersebut di ikuti oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Barat Drs. Miswandi Hasan, M. SI, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Elvin Yonanda, S. IP., MM, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika, Yusirwan, S. IP, Plt Kepala Bidang Statistik dan Persandian Herwin Despareza, S. IP.

Plt. Kadis Kominfo Pesibar, Drs. Miswandi Hasan, M. SI menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Diskominfo pada tahun 2021 ini akan kembali menerima bantuan Akses Internet sejumlah 14 (empat belas) titik yang akan difokuskan dibeberapa titik area pelayanan publik.

Baca Juga :  Dukung Program Pemerintah, Denpom II/3 Lampung Gelar Serbuan Vaksin Covid-19

Sambutan dari Menteri Kominfo, RI Johnny G Plate menyampaikan bahwa “Proyek KPBU SATRIA ini merupakan bentuk nyata upaya Pemerintah melalui kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia untuk menyediakan konektifitas yang implusif dan merata hingga ke seluruh pelosok negeri kita,” ucapnya.

Ia melanjutkan, “Khusus di wilayah 3T, Terluar, Tertinggal dan Terdepan, proyek ini juga menjadi agenda G20 di mana Indonesia adalah salah satu anggota G20,” lanjutnya.

Johnny G Plate menjelaskan “Pengadaan infrastruktur ini merupakan prasyarat awal yang krusial untuk mewujudkan percepatan transformasi digital Indonesia,” jelasnya.

“Diharapkan penyelenggaraan infrastruktur ini dapat memberikan manfaat besar dan sekaligus membuka peluang-peluang digital bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui satelit atau HTS,” ujarnya.

Proyek ini akan menggunakan teknologi High Throughput Satelite (HTS) dan memiliki kapasitas sebesar 150 Gbps.

Baca Juga :  Suket Swab Antigen di Pelabuhan Bakauheni Diduga Jadi Lahan Bisnis

Proyek ini diharapkan nantinya dapat melayani kurang lebih 150.000 lokasi layanan publik yang terdiri atas sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, administrasi pertahanan dan keamanan di seluruh wilayah Indonesia.

“Saat ini proyek KPBU Satria telah memasuki tahapan konstruksi dan ditargetkan peluncuran dapat dilaksanakan pada kuartal kedua 2023, serta diharapkan pada kuartal keempat 2023 sudah dapat beroperasi,”  tegasnya.

Selanjutnya, Sambutan dari Adi Rahman Adiwoso Selaku Direktur Utama PSN/SNT yang menyampaikan bahwa bagian komunikasinya telah mulai dibangun.

“Seperti amplifiernya, semua ini banyak sekali yang didapatkan dari Eropa, Jerman, Inggris, dan Perancis,” jelasnya.

Selanjutnya, Sambutan dari Siswijono selaku Sesmenko Perekonomian RI, beliau menyampaikan bahwa Situasi pandemi seperti sekarang ini mengajarkan kepada kita cara baru di dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Resmi jadi Ketua DPD AWPI Lampung, Refky Akan Jadikan AWPI Organisasi yang Kompeten

“Pembangunan satelit multifungsi ini sebagai bagian paling penting di dalam program konektifitas digital tahun 2021,” ujarnya.

“Keberadaan satelit ini diharapkan akan mampu mendorong pemerataan akses internet bagi seluruh masyarakat Indonesia yang pada akhirnya akan bisa mendorong munculnya berbagai aktivitas kegiatan dan pusat-pusat ekonomi baru di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama sampai saat ini Pemerintah terus melaksanakan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi nasional.

Ini juga merupakan dukungan konektifitas di seluruh wilayah Indonesia dan sebagai bentuk Pemerintah dalam mengoptimalkan pembangunan,” tutupnya. (*)

Facebook Comments