AWPI Pringsewu Gelar Diskusi Publik

Penguatan Nilai Akuntabilitas Dana Desa

PRINGSEWU – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC – AWPI) Kabupaten Pringsewu menggelar Diskusi Publik dengan tema penguatan nilai akuntabilitas dalam tata kelola penggunaan Dana Desa (DD).

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat DPC AWPI, Jl. Veteran Gang Sakti Raya, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Senin (23/12/19) tersebut melibatkan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan seluruh lembaga se-kabupaten Pringsewu.

Acara menghadirkan Empat nara sumber diantaranya Kepala Inspektorat Kabupaten Pringsewu Endang Budiati, Kanit Tipidter (tindak pidana tertentu) Gede Indra Asti AP, Bagian Intelijen Kejari Pringsewu Achmad Saifudin dan Andreas Andoyo Direktur LP3K (lembaga penelitian pengembangan dan pembangunan kawasan).

Baca Juga :  Sekdaprov Buka Rakor Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Wilayah Lampung

Dalam sambutannya, Ketua DPC AWPI Pringsewu, Akhmad Khattab mengatakan kegiatan yang merupakan program kerja AWPI ini untuk memberikan pencerahan terutama kepada para kepala pekon (Desa).

“Kami (Wartawan) selain jadi fungsi kontrol juga memberikan masukan agar tata kelola keuangan di desa benar-benar sesuai harapan Bupati Pringsewu, 100 % perencanaan, 0 % kesalahan dan 100 %pertanggungjawaban dan pelaporan,” ujar Khattab.

Sementara, mewakili Bupati Pringsewu, Kepala Dinas Badan Masyarakat dan Pekon (BMP), Malian Ayub menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan.

“Benar apa yang disampaikan, untuk menujunya tentunya Sumber Daya Manusia (SDM) harus dibenahi. ketika sudah mumpuni dan mampu memiliki ilmu dibidangnya, maka pelaksanaan akuntabilitas akan baik”, ucapnya.

Baca Juga :  Riana Arinal Salurkan Sembako ke Masyarakat di 3 Lokasi di Bandarlampung

Malian yakin pelaksanaan pengelolaan keuangan Desa di Pringsewu akan menjadi lebih baik. Dia juga menghimbau kepada semua pihak untuk mengawalnya.

“Insyaallah bisa kita laksanakan dengan baik di 126 Pekon di Pringsewu. Tahun ini ditambah anggaran kelurahan, jadi tanggungjawab kita bersama untuk mengawal agar bisa dilaksanakan sesuai harapan”, pungkasnya. (Tim AWPI/Rls*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.