Asep Bersyukur Dengan Profesi Sebagai Pemetik Buah Kelapa Dengan Ditemani Seekor Monyet Miliknya

  • Whatsapp

Pesisir Barat – Semangat kerja keras demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, tentunya tidak menyurutkan semangat Asep (29) dari Pekon (Desa) Padang Haluan, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Profesi yang ditekuni oleh Asep dengan menjual jasa memetik buah kelapa milik orang lain dan dengan menggunakan seekor monyet tentunya merupakan profesi yang sangat diandalkannya, ujar pria yang memiliki dua anak ini, saat ditemui di Pekon Mandiri Sejati, pada Sabtu (23/01).

“Dalam satu minggu penghasilan yang didapatkan olehnya berkisar 250 ribu dan juga kadang lebih, tergantung orang yang menggunakan jasanya untuk memetik buah kelapa, ” ujar Asep.

Jika dalam satu minggu tidak ada order jasa memetik buah kelapa, dia pergi bekerja dengan menjual jasa membersihkan rerumputan di sawah – sawah milik orang, tambahnya.

Baca Juga :  Meski Telah di Vaksin, Kolonel Inf Romas Herlandes Imbau Masyarakat Tetap Lakukan Prokes 5 M

Penghasilan dari Profesi sebagai pemetik buah kelapa dengan menggunakan jasa monyet ini juga bervariasi, ujarnya.

Misalnya untuk penghasilannya berdasarkan unduhan buah kelapa dihitung perpohon dengan biaya jasa petik sebesar 3 ribu rupiah, jelasnya.

“Kadang untuk satu hari bisa 30 sampai 40 pohon kelapa yang diunduh, ujar Asep.

Sedangkan untuk di Pekon (Desa) tetangga yang menggunakan jasanya, pembayarannya dihitung sebesar 200 rupiah dari perbutir buah kelapa yang telah dipetik, ujar Asep.

“Saya selalu bersyukur dengan profesi yang saya jalani dan selalu berdoa agar diberikan kesehatan oleh Sang Pencipta pak, uajrnya “.

Semua yang saya kerjakan ini tentunya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari – hari, tentunya untuk anak-anak dan istri, ” tutur Asep sambil menarik tali dan memerintahkan monyetnya untuk bergerak pindah tempat di atas pohon kelapa “.

Baca Juga :  Ini Respon AWPI Soal Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

” Saat ditanya bagaimana merawat monyetnya, Asep mengatakan bahwa dia memberikan makan nasi, pisang sehari tiga kali makan, ” ujarnya.

” Tidak hanya itu saja, dia juga selalu memberikan makanan tambahan seperti telur ayam kampung juga agar stamina monyetnya bisa tetap kuat dan sehat, ” ujarnya. (*)

Pos terkait