Anak Gadis Sebambangan, Orang Tua Lapor Polisi

  • Whatsapp

Lampung Utara – Dalam Prosesi adat Lampung, membawa lari anak gadis untuk di persunting atau yang dikenal dengan prosesi sebambangan oleh hukum adat di perbolehkan dengan tata cara aturan adat, tetapi salah satu keluarga gadis tak terima lalu laporkan permasalan ke Polisi, seperti yang terjadi di Kabupaten Lampung Utara.

Keluarga dari seorang gadis yang tidak terima anaknya dilarikan untuk dipersunting (Sebambangan), melaporkan ke pihak kepolisian, Dahiluna warga Kotabumi datangi Polres Lampung Utara untuk melaporkan bahwa anak gadisnya yang bernama Devi Ayu Lestari telah dibawa lari oleh seorang laki-laki yang bernama Fery Ardiansyah ke kediaman keluarganya di Kampung Negara Batin Kabupaten Waykanan.

Baca Juga :  Dinkes Waykanan Buka Loker 35 Nakes untuk Tangani Pasien Covid-19

Atas laporan tersebut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP M. Hendrik bersama anggota PPA mendatangi rumah keluarga Feri dengan di dampingi oleh Kapolsek dan Kades Negara Batin untuk melakukan negosiasi persuasif.

“Awalnya tadi hampir saja terjadi bentrok antara keluarga pihak perempuan dan keluarga dari pihak pria, karena kita persuasif akhirnya bisa kita selesaikan dengan cara rembuk pekon”, ujar AKP Hendrik mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulakono, S.I.K. Rabu (9/10/19).

Lanjut Kasat, dengan selesainya permasalahan ini tentunya dapat mencegah potensi konflik sekaligus mengatasinya, selain itu kedua belah pihak sepakat tidak saling menuntut baik secara hukum maupun adat atas apa yang telah terjadi.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.