Anak-anak Krui Selatan Sangat Antusias Belajar Bahasa Asing

  • Whatsapp

Pesisir Barat – Eksistensi atau keberadaan suatu usaha bisnis di suatu wilayah, tentunya sangat diharapkan bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar. 

Hal demikian tersebut tentunya menunjukkan bahwa kiprah sebagai suatu usaha terdapat kontribusi yang positif di wilayah tersebut. 

Harapan-harapan masyarakat dengan keberadaan mereka sebagai para pelaku usaha, tentunya tidak hanya terciptanya lapangan pekerjaan saja bagi masyarakat sekitar.

Tidak itu saja, keberadaan suatu usaha juga diharapkan bisa ikut mencerdaskan sumberdaya manusia di sekitarnya juga, jelas Presi Pearson Pattimahu (38), salah seorang pengurus Yayasan ” BERDAYA KRUI ” di Losmen The Mandiri Beach Club,   Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Minggu (11/10/2020).

Baca Juga :  Pjs. Bupati Pesisir Barat Hadiri Acara Bersama Tim Feasibilty Study Unila

Yayasan Berdaya Krui merupakan yayasan yang pendanaannya didapat dari donasi-donasi para pelaku usaha yang ada di Kecamatan Krui Selatan dan tidak luput juga dari sumbangan para wisatawan mancanegara yang kebetulan sedang berkunjung berlibur disini, ujar Presi.

Tujuan utama dari yayasan ini adalah untuk ikut membantu Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata di Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia, salah satunya dengan mengajak para anak di di Kecamatan Krui Selatan ini untuk belajar bahasa inggris, ujar Presi.

“Kegiatan belajar bahasa inggris ini tidak hanya untuk para anak akan tetapi dibuka juga untuk umum, dan bagi para relawan yang mau bergabung untuk ikut mengajar juga dipersilahkan, untuk waktu belajarnya itu setiap hari Kamis sore”, tambahnya.

Baca Juga :  Wabup Tubaba Berikan Sambutan Silaturahmi FKUB

“Kegiatan ini baru dimulai sejak bulan Agustus 2020 lalu, dan kegiatan belajar dipusatkan di Balai Pekon  atau di Kantor Desa “, ujarnya.

“Target kami saat itu hanya untuk 20 orang anak saja, akan tetapi antusiasnya dan animo para anak disini sangat tinggi, hingga saat ini saja sudah tercatat sebanyak 35 orang anak yang telah mengikuti kursus,” tambah Presi.

“Untuk tenaga pengajarnya, kami mendatangkan tenaga pengajar dari Krui ini juga. termasuk yayasan juga yang membayar jasa tenaga pengajar tersebut,” tambahnya lagi.

“Untuk peralatan atau sarana belajar, saat ini sudah ada meja lipat sebanyak 20 unit dan untuk bantuan-bantuan lainnya, seperti alat tulis-menulis dan sarana penunjang lainnya, masih sedang kami usahakan,” pungkas Presi. (*)

Facebook Comments