Aliansi OKP Kecam Mubes HMPPB Ke-14 

  • Whatsapp

Bandarlampung – Musyawarah Besar dalam organisasi mahasiswa dan Pemuda seharusnya dapat menjadi forum resmi yang mewadahi gagasan pemikiran dan tujuan organisasi Mahasiswa dan Pemuda kedepan.

Namun apa yang akan terjadi jika musyawarah besar dilaksanakan hanya sebatas formalitas dan simbolistik dari pergantian ketua umum lama kepada ketua umum yang baru.

Hal tersebut terjadi pada musyawarah besar (Mubes) Himpunan Mahasiswa Dan Pemuda Pesisir Barat (HMPPB) Ke-IV yang diketuai oleh Saudara Fahmi Hasan, S.sos.

Alih-alih menjadikan Musyawarah Besar organisasi sebagai wadah pembelajaran mahasiswa dan Pemuda yang baik, Fahmi Hasan dan Jajaran Kepanitiaan Mubes HMPPB KE-IV justru memperburuk citra dari lembaga dan nilai dari nama Musyawarah Besar itu sendiri.

Baca Juga :  Gubernur Sumatera Barat Silaturahmi ke DPW PKS Lampung

Kabupaten Pesisir Barat dengan jumlah Mahasiswa Dan Pemuda yang tidak sedikit bahkan memiliki organisasi Mahasiswa Dan Pemuda per-kecamatan, pastinya banyak memiliki gagasan gerakan baru bagaimana organisasi Mahasiswa dan Pemuda ini kedepan dalam menghadapi dinamikanya.

Pelaksanaan Mubes HMPPB KE-IV justru membuat Acara Musyawarah Besar menjadi tidak layak disebut sebagai Musyawarah apalagi dikatakan Musyawarah Besar. pelaksanaan musyawarah mengbaikan tujuan dari Musyawarah itu sendiri.

Cacatnya pelaksanaan dalam pembentukan kepanitiaan yang tidak melibatkan seluruh OKP kecamatan, Komunikasi dan Koordinasi Jajaran kepengurusan dengan jajaran kepengurusan OKP pun abai dilakukan. Bahkan surat undangan diberikan sehari sebelum pelaksanaan tanpa surat pemberitahuan.

Maka sangat wajar jika dibeberapa organisasi kecamatan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Selatan dengan beranggotakan HP2B, FKPMB, PMPS, PERDA PENA, P3MN, dan P3MB serentak untuk menolak dan mengecam pelaksanaan dari Mubes HMPPB KE-IV tersebut. Mereka tidak akan menerima keputusan Mubes HMPPB KE-IV yang sarat dengan pelanggaran etika dan administrasi. Organisasi yang seharusnya kita junjung tinggi selaku mahasiswa atau kaum terpelajar.

Baca Juga :  Gubernur Sumatera Barat Silaturahmi ke DPW PKS Lampung

Dan banyak sekali pertanyaan muncul ada apa sebenarnya dengan MUBES HMPPB KE-IV?

Selanjutnya, mungkin Saudara Fahmi Hasan, S.Sos harus belajar dari Presiden Ke-4 Republik Indonesia Atau Abdurrahman Wahid (GusDur), meskipun beliau diturunkan dari jabatannya sebagai presiden beliau dengan sabar menerima dan mengatakan bahwa “Tidak ada jabatan yang perlu dipertahankan mati-matian”. (D/Sel)

Facebook Comments