Ahmad Bastian Beri Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

0
19

LAMPUNG SELATAN – Anggota DPD RI Drs. Hi. Ahmad Bastian SY memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat dan para tokoh masyarakat Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Acara berlangsung di Balai Desa setempat, Minggu (24/11/2019).

Adapun materi yang disampaikan meliputi pemberian pemahaman terkait Empat Pilar Kebangsaan, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika melalui bahasa yang mudah dipahami.

“Untuk mewujudkan masyarakat yang sadar akan konstitusi tentunya tidaklah hal yang mudah, perlu adanya penyebaran pemahaman yang utuh dan secara menyentuh kepada generasi bangsa untuk sadar memahaminya. Maka itu perlu diadakannya kegiatan sosialisasi, ” jelas Bastian.

“Melalui kegiatan sosialisasi yang menyeluruh diharapkan peserta dapat secara sadar memahami nilai – nilai empat pilar bangsa dan ketetapan MPR sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. dengan demikian terdapat kesepahaman yang utuh untuk mendorong terwujudnya bangsa indonesia yang berkonstitusi, ” ucapnya pula.

Sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara dapat menjadi referensi bagi generasi penerus untuk melakukan counter attack paham neo kolonialisme dan neo imprealisme yang hanya menguntungkan masyarakat menengah keatas dan merugikan masyarakat menengah kebawah.

Penjabaran empat pilar yang disampaikan adalah Pancasila sebagai ideologi dasar bangsa Indonesia. UUD 1945 merupakan hukum dasar negara Indonesia sekaligus konstitusi pemerintahan. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara Indonesia yang dianggap sudah final, tidak perlu diperdebatkan sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika adalah sebagai perwujudan keragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari suku bangsa, bahasa dan agama namun tetap satu, sebagai tanda kematangan berbangsa, dan harus terus menjadi semangat generasi muda dalam kehidupan sehari- hari.

Tak hanya itu perlunya penghayatan serta pemahaman terhadap nilai- nilai pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta ketetapan MPR. Berguna untuk menumbuhkan empati dan mendidik perilaku masyarakat yang saat ini mulai menyimpang dari nilai- nilai pilar bangsa tersebut. (Syarif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here