Aduan Warga Terkait BLT DD Tidak Transparan, Inspektur Panggil Pangulu dan 25 Warga Nagari Dolok Parriasan

  • Whatsapp
Aduan Warga Terkait BLT Tidak Transparan, Inspektur Panggil Pangulu dan 25 Warga Nagari Dolok Parriasan

SIMALUNGUN – Puluhan warga Nagori Dolok Parriasan, kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, mendatangi kantor Inspektorat Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Simalungun di Pamatangraya, Sumut, Senin ( 18/10/2021) sekira pukul 09.00 Wib.

Kehadiran warga yang juga bersama Pangulu Nagori Dolok Parriasan Ronatio Silalahi disambut langsung Inspektur Pembantu ( Irban) IV Berlin Purba dan Andre Saragih beserta pegawai inspektorat lainnya.
Sembari menunggu kehadiran Kepala Inspektorat, di ruang pertemuan, Irban IV memimpin rapat yang mempertemukan antara sekelompok warga masyarakat yang merasa keberatan atas kepemimpinan Pangulu Nagori Dolok Parriasan perihal penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Tahun 2020 dan 2021.
Berselang beberapa jam, kepala Badan Inspektorat Sudiahman Saragih hadir dalam pertemuan dan langsung menyapa para warga Nagori Dolok Parriasan dan Pangulu Nagori beserta perangkat.

Begitu juga dengan Sarimuda Purba selaku Kepala Dinas PMPN Kabupaten Simalungun turut hadir dalam pertemuan dan langsung memberikan pemaparan kriteria- kriteria maupun syarat penerima bantuan langsung tunai (BLT).

Sarimuda menyesalkan adanya puluhan masyarakat nagori Parriasan kecamatan Jorlang hataran yang sampai hadir di kantor inspektorat hanya karena persoalan yang seperti itu. Itu Nagori kita sendiri, yang dari kita, dan untuk kita. Kan bisa dibicarakan ditingkat nagori dengan Maujana,” tegasnya.

Kemudian Kepala Inspektorat mengharapkan bila dimungkinkan ada perubahan APBDesa, Pemerintah Nagori agar melakukan pendataan kembali sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah. Pendataan juga harus objektif dan pada saat melakukan penetapan penerima, pemdes agar mengedepankan etika dan sopan santun terhadap masyarakat.

“Sehingga tidak ada warga masyarakat yang merasa tersinggung atau tidak terima atas pendataan yang dilakukan perangkat Nagori,” terangnya sambil berharap kepada Pangulu Nagori, agar menyampaikan solusi yang harus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang disampaikan warga.

Pangulu Nagori Dolok Parriasan, Ronatio Silalahi dihadapan Kadis PMPN dan Kepala Inspektorat mengatakan akan melakukan pendataan kembali terhadap penerima BLT DD sesuai dengan mekanisme dan melakukan perubahan APBDesa.

“Itulah Solusi yang bisa saya sampaikan biarlah bangunan yang sudah direncanakan sebelumnya ditunda pelaksanaannya demi membantu masyarakat dalam hal BLT.
Setelah mendengar solusi yang akan ditempuh Pangulu Nagori Dolok Parriasan, Kepala Inspektorat menutup rapat pertemuan sembari mengaku menunggu laporan dari Pemerintah Nagori terkait tindak lanjut pertemuan. ” Nanti kalau saya datang ke Nagori sudah harus ada juga daftar warga yang tidak mampu dan warga disabilitas (cacat),” tegasnya. (fp)

Pos terkait