Adipati Launching Program Kemandirian Perempuan Fatayat NU Waykanan

  • Whatsapp

Way Kanan, – Bupati Way kanan Raden Adipati Surya Launching dan tandatangani prasasti Program kemandirian perempuan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Way Kanan. Acara tersebut dihadiri MWC NU, Ketua Lembaga NU, Banom NU se Kabupaten Way Kanan, sahabat-sahabat Fatayat, para perempuan penggerak, di Dusun Pasundan, Kampung Way Tuba, Kecamatan Way Tuba , Kabupaten Way Kanan, Rabu (10/03/2021).

H. Raden Adipati Surya S.H.,M.M dalam sambutanya menyampaikan “Pada zaman jahilyah martabat perempuan dipandang sangat rendah bahkan dianggap hanya sebagai penerus generasi. Pandangan negatif terhadap perempuan serta perbandingan kualitas antara lelaki dan perempuan juga semakin diperah dengan persepsi masyarakat yang lebih memprioritaskan laki-laki. Padahal tidak ada rujukan yang menjadi dasar untuk menujukkan bahwa bahwa prioritas itu ditentukan oleh jenis kelamin,” ucapnya.

Baca Juga :  Alat Berat DPUPR Mesuji Disewakan ke Swasta

“Bahkan jika kita merujuk pada Al-Quran sebagaimana tertuang dalam surat an naml ayat 29-44 bagaimana Al-Quran menceritakan perempuan bernama Balqis yang menduduki tahta di Negeri Saba. Disini jelas tergambarkan bagaiman sebetulnya citra perempuan yang terpuji adalah perempuan yang memiliki kemandirian, memiliki hak politik dan sigap dengan segala permasalan,” jelasnya.

Menurut Bupati Way Kanan “Dimasa pandemi seperti saat ini, perempuan sangat mempunyai peran penting, banyak sekali rutinitas perempuan yang jika dikelola dengan baik akan memberikan kontribusi pada kesejahteraan keluarga.
Apa yang dicanangkan Fatayat Kabupaten Way Kanan sangat memberikan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi sektor mikro, karena yang digali oleh Fatayat NU Kabupaten Way Kanan adalah potensi dari perempuan yang di daerah yang belum dikembangkan secara optimal,”ungkapnya.

Baca Juga :  Team Vaksinator Puskesmas Wira Bangun Gelar Vaksinasi

“Selain itu usaha mikro adalah satu-satu usaha yang masih mampu untuk ditumbuh di masa pandemi ini, karena usaha mikro adalah usaha yang produksinya menyesuaian keadaan pasar dan dikelola dengan tenaga operasional yang tidak banyak bahkan cendrung menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” paparnya.

Jika potensi perempuan-perempuan Way Kanan benar-benar bisa digali seoptimal mungkin maka tema kemandirian yang di usung oleh Fatayat NU Way Kanan, yaitu Dengan Kemandiirian Perempuan kita Wujudkan Perempuan Way Kanan yang Sejahtera dan Ungul pasti akan terwujud, dan besar harapan saya akan memberikan nilai lebih pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah kita di masa yang akan datang.

“Insyallah, dengan ditandatangan prasasti gerakan perempuan pada hari ini, semoga menjadi tonggak awal bangkitnya kemadirian perempuan-perempuan di Kabupaten Way Kanan,” harapnya. (Erwin)

Facebook Comments