Ada Apa Dengan Proyek Jalan Ryacudu

  • Whatsapp

Bandar Lampung–Ada apa dengan proyek perbaikan jalan Mayjen Ryacudu, dua jalur kopri yang merupakan salah satu jalan penghubung ke tol JTTS Itera, pekerjaan yang baru saja selesai kembali mengalami kerusakan, terlihat dari aspal hot mix yang sudah mengalami keretakan dan berlubang, juga terlihat dari cor beton jalan yang sudah retak memanjang, proyek yang dikerjakan pada bulan juli 2019 lalu, saat ini sudah mengalami kerusakan yang cukup menggangu pengguna jalan, senin (16/12/2019).

Kontraktor pemenang tender PT. Mayang Sari Prima di bawah pengawasan Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung dengan nilai Rp. 10.859.465.786,50 yang masuk dalam APBD Provinsi Lampung Tahun 2019, diduga tidak melaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang di minta pada RAB pekerjaan.

Baca Juga :  12 Temuan Ombudsman RI untuk Perbaikan Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

Salah Seorang Warga Perumahan Korpri Bapak Agus menjelaskan, “Kami warga Perumahan Korpri menyesalkan cara kerja dan Hasil Kerja pada pekerjaan jalan dua jalur mayor jenderal Ryacudu yang telah habiskan anggaran sepuluh milyar lebih, yang dikerjakan pihak rekanan dibawah Pengawasan Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung, tapi hasilnya tak sesuai dengan harapan, kami mengharapkan Tanggung jawab Dinas PU BM dan Pihak Rekanan , karena jalan yang ada saat ini telah rusak kembali”.

Bila perlu yah dikerjakan kembali dengan lebih baik dan jangan asal jadi terutama kerjaan Hotmix yang diduga terlalu tipis dan lantai kerja Rigid Beton yang tidak rata juga tipis yang akhirnya membuat jalan rusak kembali, ujar Pak Agus.

Baca Juga :  Meski "Hamil Tua", Wagub Chusnunia Tetap Ikut Senam

Dan inilah ironisnya jalan Perumahan dengan jenis 2 jalur yang merupakan seharusnya setelah diperbaiki dapat bertahan lama bukan se umur jagung, ternyata rusak kembali..

Padahal ruas jalan dua jalur jalan Mayor Jenderal Ryacudu yang melewati perumahan korpri yang dimana merupakan jalan masuk ke gerbang tol yang ada didekat di Kota Bandar Lampung seharusnya bisa menjadi jalan yang dibanggakan bukan memalukan pemda Provinsi Lampung, Tambah Agus.

Sementara berita ini diturunkan pihak dari Dinas terkait belum dapat dikompermasi, bahkan seperti terkesan menghindar. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.