5 Cara agar Tetap Aman di Jalan

  • Whatsapp

Haluanindonesia.co.id – Sepertinya, semua orang bisa belajar mengendarai sepeda motor. Tetapi, meski tampak mudah dan menyenangkan, mengendarai sepeda motor bisa menjadi sangat berbahaya. Sudah begitu banyak pengendara motor tewas saat berkendara, dan di antara penyebabnya adalah pengendara yang tidak waspada, tidak memakai helm, atau interaksi yang membahayakan dengan pengendara lain.

Jadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama Anda! Penting untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan memahami beberapa kiat dasar untuk memastikan perjalanan Anda aman. Berikut ini beberapa tips keselamatan bagi pengendara untuk membantu Anda meminimalisir situasi berbahaya dan menikmati waktu Anda di jalan.

Kenakan Perlengkapan yang Sesuai

Saat berkendara, pastikan untuk mengenakan pelindung dan pakaian yang dapat meminimalkan cedera jika terjadi kecelakaan atau selip. Mengenakan helm, jaket, sepatu, dan sarung tangan dapat melindungi tubuh Anda dari cedera parah.

1. Helm

Helm adalah perlengkapan keselamatan terpenting yang perlu Anda pakai saat mengendarai sepeda motor. Mengenakan helm adalah cara terbaik untuk melindungi kepala dari cedera parah. Pengendara yang tidak memakai helm lima kali lebih mungkin mengalami cedera kepala kritis.

Pastikan Anda memakai helm yang bersertifikat SNI atau sesuai standar keamanan nasional. Saat memilih helm, Anda bisa memutuskan apakah Anda lebih menyukai helm full face, helm modular, atau half face.

Helm full face memberi perlindungan maksimal untuk wajah dan kepala Anda, tetapi cukup berat dan sering terasa pengap. Helm half face relatif ringan, mudah dilepas, dan sering menjadi pilihan banyak pengendara untuk dipakai sehari-hari.

Baca Juga :  Kasus Penembakan Ko Ahan, Belum Terbuka

Opsi mana pun yang Anda pilih, helm harus pas di kepala Anda dan terasa nyaman, cukup longgar dan tidak menghimpit pipi Anda.

2. Jaket

Jaket motor yang baik dapat memberikan keamanan melebihi pakaian biasa dan memberi perlindungan saat terjatuh. Pilihlah jaket berdasarkan fungsi dan kesesuaiannya sebelum memilih desain. Carilah jaket yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar.

Sebaiknya, belilah jaket dengan bahan paling tebal untuk ketahanan abrasi. Pilih yang memiliki cukup saku untuk menyimpan semua yang perlu Anda bawa. Pertimbangkan juga untuk membeli jaket dengan bagian yang reflektif agar pengemudi lain dapat melihat Anda dengan mudah.

3. Sarung Tangan

Sarung tangan menawarkan kenyamanan dan keamanan tambahan saat berkendara. Sarung tangan memberi perlindungan dari sengatan matahari, angin, dan berbagai benda yang melayang di jalan.

Ada berbagai bahan untuk sarung tangan, dari kulit hingga tekstil, yang kedap air maupun tidak. Seperti jaket dan helm, sarung tangan juga harus pas, tidak boleh terlalu ketat karena gerakan tangan akan menjadi terbatas atau sirkulasi darah terhambat. Sarung tangan harus memungkinkan jari-jari bergerak bebas untuk mengoperasikan kemudi dan tombol-tombol.

Selalu Waspada

Sebagian besar kendaraan lain berukuran lebih besar dan lebih berat dari sepeda motor Anda. Itu artinya, Anda harus menghormati ruang mereka dan tetap menjaga jarak. Sepeda motor Anda relatif lebih kecil dan memiliki kemampuan manuver terbaik, tetapi juga menjadi yang paling sulit dilihat.

Baca Juga :  Kasus Penembakan Ko Ahan, Belum Terbuka

Jangan berasumsi bahwa pengemudi lain dapat melihat Anda dengan mudah. Anda harus selalu berkendara dengan lampu depan menyala. Jauhi titik buta pengemudi lain, nyalakan lampu sinyal jauh sebelum Anda mengubah arah, dan perhatikan kendaraan yang berputar.

Kelelahan dan kantuk juga dapat mengganggu kemampuan Anda untuk bereaksi. Jadi, pastikan Anda sudah cukup istirahat saat hendak melakukan perjalanan.

Selain itu, waspadalah terhadap bahaya di jalan seperti lubang, gundukan, atau pasir yang tersebar. Salah satu cara mengenali bahaya di jalur Anda adalah dengan memperhatikan kendaraan di depan Anda. Mungkin mereka berbelok sedikit untuk menghindari sesuatu, mengubah posisi di jalur, dan sebagainya. Tetapi, ingatlah bahwa mobil dan truk mungkin mampu melewati sesuatu yang tidak dapat dilewati sepeda motor Anda.

Cuaca buruk dan hujan lebat juga kurang ideal untuk perjalanan Anda. Air jelas membuat permukaan jalan basah dan licin, sangat berbahaya jika bercampur dengan oli yang tercecer. Genangan air juga mungkin menyembunyikan lubang dari pandangan Anda. Jika memungkinkan, sebaiknya hindari berkendara dalam cuaca buruk.

Jaga Kecepatan

Agar dapat menentukan kecepatan yang aman dalam berkendara, Anda perlu memperhatikan sekitar dan memperhitungkan seberapa cepat Anda dapat bereaksi. Anda tidak bisa berkendara dengan kecepatan tinggi ketika lalu lintas padat karena Anda harus selalu siap untuk melambat dan menghindari kendaraan lain.

Sebaliknya, jika sedang berkendara sendirian di jalan yang terbuka, Anda mungkin bisa berkendara dengan kecepatan lebih tinggi. Anda punya lebih banyak ruang untuk bermanuver atau berhenti jika situasinya mengharuskan. Namun, patuhi juga batas kecepatan dan peraturan di jalan raya.

Baca Juga :  Kasus Penembakan Ko Ahan, Belum Terbuka

Visibilitas

Suatu ketika, Anda mungkin benar-benar perlu berkendara di tengah hujan lebat atau di malam hari. Agar dapat berkendara dengan aman, perhatikan visibilitas Anda agar dapat dilihat dengan mudah oleh pengendara lain.

Selalu nyalakan lampu utama. Dan, pasanglah stiker pemantul cahaya (reflektor) yang dapat mengarahkan cahaya kembali ke sumber sehingga memberi efek bercahaya.

Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Baik

Periksa selalu kondisi sepeda motor Anda sebelum berkendara. Jika ada yang salah, segera perbaiki. Untuk memastikan sepeda motor Anda dalam keadaan baik, cek kondisi ban (apakah kempes, adakah retakan, tonjolan, atau tanda-tanda aus), juga bagian bawah sepeda motor (adakah tanda-tanda kebocoran oli).

Pastikan semua lampu berfungsi (lampu depan, lampu belakang, dan lampu sinyal), periksa kopling, klakson, spion (bersihkan dan sesuaikan posisi semua spion), rem (rem depan dan belakang harus pakem dan menahan sepeda motor tetap diam saat diterapkan sepenuhnya).

Anda mungkin tidak dapat menghindari semua situasi berbahaya, tetapi Anda dapat mengambil beberapa langkah di atas untuk mengamankan perjalanan Anda. Persiapkan diri Anda sebelum berkendara, selalu waspada selama berkendara, dan ketahui apa yang harus dilakukan saat Anda mengenali bahaya. Prioritaskan keselamatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda.

(Rafi Hartono)

Facebook Comments