Kepala Dina PUPR: Lapangan Hijau Mini Soccer Muara Teweh Dibangun Berstandar Internasional

Barito Utara162 Dilihat

Muara Teweh ( haluanindonesia.co.id) – Lapangan Hijau Mini Soccer Muara Teweh, resmi dibuka penggunaannya oleh Bupati Barito Utara H. Nadalsyah, bertempat di Lapangan Hijau Muara Teweh, Rabu (20/09/2023).

Pembukaan sekaligus penanda tanganan prasasti Lapangan Hijau Mini Soccer ini dihadiri oleh, Wakil Bupati Barito Utara, Wakil Ketua 1 DPRD, Sekda Barito Utara, Perwakilan Pengadilan Negeri, Kepala Kementrian Agama, Unsur FKPD dan KPD lingkup Kabupaten Barito Utara, Ketua Askab PSSI Barito Utara,Tokoh Agama, Masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam Sambutannya H. Nadalsyal mengatakan, bahwa pembangunan Mini Soccer ini untuk mengembalikan fungsi awal lapangan hijau ini sebagai lapangan sepak bola kembali.

Dahulunya Lapangan Hijau ini merupakan Lapangan Sepak Bola, tetapi beberapa tahun ini sudah tidak di pergunakan oleh pecinta bola Muara Teweh, dikarenakan adanya lapangan baru, Stadion Swakarya, serta Lapangan Hijau ini sering terendam Banjir.

Dampak dari itu sehingga beberapa tahun yang lalu, lapangan ini tidak di pergunakan.

Hal ini yang menjadi tujuan dasar dibangun nya Mini Soccer ini, yaitu untuk mengembalikan fungsi awalnya.

Untuk nama, tetap tidak berubah, tetap Lapangan Hijau tapi ada tambahan dengan versi yang lebih modern serta mengikuti tren minat dan perkembangan dunia sepak bola, yaitu Lapangan Hijau Mini Soccer Muara Teweh

Sedangkan tujuan utama pembangunan Mini Soccer ini yaitu untuk mencari bibit – bibit sepak bola di bawah usia 15 tahun

” Saya berharap dan memang sudah ada rencana bahwa ada lagi pembangunan lapangan bola berikutnya setelah ini,” tutup Nadalsyah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kabupaten Barito Utara, Imam Topik, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Barito Utara serta PT Mitra Barito Grup dan semua pihak, yang telah mendukung pembangunan Mini Soccer imi sehingga dapat berjalan lancar dan selesai dalam jangka waktu yang telah ditentukan, yaitu 180 hari kalender.

Dibangun dengan ukuran futsal standar Internasional ukuran menengah,

Dibangun pada permukiman di kawasan strategis daerah Kabupaten /kota.

Untuk pelaksana dipercayakan kepada Cv Olivia Putri, Pusat Palangkaraya.

“Dan untuk kelengkapan lain dari bangunan akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2024”, pungkas Imam Topik.
(Ans71)

 

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *