banner 728x250
Tak Berkategori  

Pujangga Mata Air : Bernafas di Bawah Sang Saka

Avatar
banner 120x600

Purwosari Pasuruan, Rabu, 30 Agustus 2023. Kita bersama sama masih dalam spirit laku lampah HUT RI ke 78 Tahun.

Begitu pula dalam kesadaran Kita dalam mengerjakan laku lampah memahami dan menghayati detail aplikasi semua di bawah ini:

dalam Spirit Kita mengerjakan setiap detailnya secara bersama sama berupa kesadaran tindakan dan tindakan kesadaran, “We Are Working Together (SATU SEKOCI) for A Better Future”

*Dialog Dialog Bersama* :

*Dalam Ajakan dan Panduan Kesadaran Semesta Ilahi Sang Arjuna*

*”Udara Nafas Bernafas Pernafasan Sang Arjuna”*

Sebagaimana yang tertulis dan terkandung dalam suta wedha perjalanan kesadaran Sang Jiwa Agung Ilahi,Sang Arjuna bersama Sang Krisna, Sang Pribadi Pancaran Sinar Hikmat Kebijaksanaan Ilahi di Kitab Bhagavad Ghita sesuai terjemahan aslinya,

yang bisa menjadi dasar Kita bersama, dalam melakukan detail aplikasi ini semua, selain tak lupa berbasis isi kandungan seutuhNya, sabda sabdaNya yang sangat jelas menjelaskan di dalam Al Quran.

Inilah Ajakan Kesadaran alur nafas bernafas pernafasan. Sang Arjuna, bersama Pujangga Mata Air Lembah Gunung Arjuna Jawa Timur, Mohammad Moe.

Hingga Kita masing masing bisa mampu mengalami alam struktur sistem harmoni kesadaran nafas bernafas pernafasan saat Kita sedang bernafas.

Sebulan Kita sesudah Hari Mata Air Dunia Internasional, 29 Juli 2023 di Purwosari Pasuruan Lembah Gunung Arjuna Jawa Timur. Kita melakukan pekerjaan memahami dan menghayati detail aplikasi semua ini,” kenapa orang beriman kesukaannya berada di taman taman surga, sungai dan mata air (Al Quran, Ayat 51:15 dan Ayat 54:54)

Hari ini, tepat masa sebulan lamanya, sesudahnya, dari 29 Juli ke 29 Agustus 2023. Kita berdialog dialog untuk memahami dan menghayati perkara detail aplikasi bernafas nafas pernafasan natural alami semua ini.

Sadar kesadaran ketika bernafas..sadar sesadar sadarnya Kita sedang bernafas… sederhana..coba dan rasakan ilhamNya…

Bukan sekedar dan sebatas terfokuskan pada teknik bernafas.

Nafas seperti biasa…nafas melalui hidung hembuskan dari hidung..

Tapi dengan kesadaran kita sedang nafas bernafas pernafasan.

Selamat mencoba.

*Kita Sadar Sedang Bernafas Nafas Pernafasan, sejak kapan?*

Sejak saat jantung Kita berdetak di rahim ibunda Kita.

Sekarang sejak bangkitnya Jiwa Agung dalam kesadaran sadar sesadar sadarnya Kita di bawah langit dan bumi.

Bisa juga saat Kita di bawah logos dari entitas energi lingga yoni tersebut,

Sang Saka Bendera Merah Putih, di dalam Hukum Cinta Kasih Sayang Ibu Bapak Kita.

*Tan Kiro Yo Opo, Ya Urep Sejati dan Orep Sampurna*

Sebagaimana yang sudah Kita duga, ya hakekat hidup sejati dan hidup sempurna adaNya.

*Merasakan aliran nafas dan menyadari detak jam dan jantung Kita*

Aliran nafas bernafas pernafasan Kita dan wujud ingsun, berupa detak detik nit menit jam jaman jantung budaya peradaban hidup kehidupan kita, dalam berpikir berucap bertindak,

apakah sejauh ini cukup dan sudahkah Kita sadar sesadar sadarnya dalam merasakan keberlangsungannya dan kehadirannya dalam rasa rasa inti rasa dari badan, pikiran, jiwa dan ruh Kita.

Seyogyanya semakin sadar sesadar sadarnya, Kita semakin bersyukur dan bisa memaknai keberlangsungannya dengan penuh hikmah dan hikmat,

untuk Kita bisa semakin banyak bermanfaat bagi seluruh alam raya beserta segala seisiNya.

*Wisata ISOTERIK : Kita Sedang Bernafas di Lembah Gunung Arjuna Jawa Timur*

Sebagaimana rekomendasi Nyomann Adikara Mahardikajaya, Ketua DPP IHSA Bali, Indonesia Home Stay Association, perihal WISATA ISOTERIK, kepada Mr. Kadek Dongker MANUMADI GROUP (MmG) dan Guntur Bisowarno (Bamboo Spirit Nusantara Support System 2023).

Kita bisa bersama sama bisa turut serta untuk belajar memahami dan menghayati momentum dari AnugerahNya berupa “Quality of Time” Kita pada saat Sedang Bernafas Di Lembah Gunung Arjuna Jawa Timur dan dimanapun Kita berada.

*WISATA FISIK FISIKA ISO-TERIK (MATAHARI) di Mata Air Lembah Gunung Arjuna Jawa Timur*

Ketika tanaman disinari oleh matahari, bulan dan bintang, pada saat itulah sedang terjadi proses fotosintesa terang dan gelap, pagi siang sore serta malam hari.

Di sanalah sebab awal mula hewan dan manusia mendapatkan sumber oksigen 02, untuk sumber bahan baku sistem pernafasan bagi hewan dan manusia,
hingga 03 sebagai bahan baku sumber perlindungan lapisan atmosfir bagi bumi berupa derajat ketebalan lapisan pelindung bumi Kita, yang disebut lapisan ozon 03.

*Kenapa Kita! Butuh Gunung dan Hutan*

Kita mengenal filosofi jawa kuno yang berbumi “Segoro Wukir Gunung” dan “Candi Wukir” Magelang Jawa Tengah sebagai pendharmaan Raja Sanjaya, Kita gunakan prinsip bunyi lisan dan lisan Tuhan maka menjadi terbaca SUNJAYA yang artinya Jayanya Sun, Jayanya Matahari,

sebagai mayoritas utama sumber supply energi bagi proses fotosintesa dan respirasi pernafasan trigona triguna, segitiga hidup kehidupan, hukum cinta kasih sayang bagi setiap yang hidup kehidupan dengan struktur sistem nafas pernafasan tumbuhan, hewan dan manusia.

*”SEGORO WUKIR GUNUNG”*,

artinya laut samudera mengukir gunung dengan arus angin, arus air dari wujud perubahan cuaca iklim suhu perembunan kabut, awan serta hujan, yang merupakan kolaborasi terpadu terintegrasikan antara gunung, laut samudera segoro dan angin,

berupa satuan kinerja awan hujan serta arus air mata air dari dalam perut bumi, keluar ke sungai menuju laut samudera segoro.

Lewat segitiga trigona triguna hidup kehidupan,satuan kinerja alam gunung, laut samudera segoro, aliran air mata air sungailah, semua makhluk isi bumi bisa hidup berkehidupan bertumbuh berkembang biak dalam piranti struktur sistem yang saling berketergantungan,

disebut ekosistem berbasis nafas pernafasan dalam perputaran oksigen 02 dari para tumbuhan tanaman dan carbon dioksida C02 dari para hewan dan manusia adaNya.

*WISATA ISOTERIK SPIRITUAL*

Dari tawaran model peta dan skenario perjalanan MmG dan BSN Support System 2023, telah sukses berkoordinasi dengan berbagai pihak yang bersedia terlibat,

untuk menawarkan paket premium dan paket Wisata ISOTERIK ke Gunung Agung Bali dan ke Gunung Arjuna Jawa Timur,

dengan menggunakan pemandu profesional terukur dan porter pembawa barang yang teruji keamanannya sesuai kehendak baik masing masing,

serta kesadaran sadar sesadarnya Kita bersama, kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kerendahan hati bersama sama kepada Alam Semesta Raya dengan segala isi makhluk ciptaanNya.

Penulis : Mohammad Moe (Pujangga Mata Air)

Editor : Guntur Bisowarno (Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System 2023)

Sponsor Narasi :
(MMG, BSN, DPD IHSA BALI)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *