banner 728x250
Tak Berkategori  

Polres Kubar dan BPKH Cek Lokasi Dugaan Penyerobotan Lahan Warga oleh PT MBL

Avatar
banner 120x600

Kubar – Kasus dugaan penyerobotan lahan warga oleh perusahaan PT. Mook Manar Bulan Lestari (MBL) yang dilaporkan pada Bulan Desember 2022 lalu, telah dilakukan pengecekan lokasi dan pengambilan titik koordinat oleh pihak penyidik Kepolisian Resor Kutai barat dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah IV Samarinda, bersama pelapor dan terlapor, Jumat (2/6/2023).

“Berdasarkan fakta di lapangan dan data yang ada, didapatkan bahwa benar tanah yang digusur oleh PT.MBL menjadi jalan Hauling di KM 65 dan KM 62, adalah lahan milik kami. Dibuktikan dengan titik koordinat dan keterangan saksi berbatas yang juga hadir dilapangan saat pengecekan tadi,” ungkap Yopinus kepada Wartawan.

Yovinus menjelaskan Lahan miliknya tepat berada disebelah lahan yang sudah digusur dibuatkan jalan. Jadi lahan yang sudah dibuatkan jalan hauling bukan lahan warga yang sudah diberikan tali asih.

Namun pihak perusahaan mengakui lahan yang dibuatkan jalan hauling adalah lahan yang mereka berikan tali asih kepada warga.

Sedangkan warga yang memiliki lahan yang sudah diberikan tali asih, menolak mengakui lokasi yang telah digusur milik mereka.

“Saya hanya minta tanah yang serobot oleh pihak perusahaan segera diganti rugi. Dan saya tidak minta harga yang fantastis hanya sesuai dengan harga tanah yang biasa dibayar oleh pihak perusahaan dilokasi tersebut,” beber Yovinus.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari Pemerintah Kampung Besiq Kecamatan Damai, yang diwakili oleh Kepala Adat Kampung Besiq, Nikng juga membenarkan bahwa lokasi yang sudah digusur oleh PT.MBL adalah benar milik Yopinus Cs.

“Lahan yang sudah jadi jalan hauling ini, benar milik Yopinus cs dan belum dilakukan pembayaran ganti rugi, sedangkan lahan yang sudah dibayar ganti rugi tidak digusur dijadikan jalan hauling, yakni lahan yang berbatasan langsung dengan lahan milik Yopinus Cs, seharusnya perusahaan segera membayar ganti rugi ke Yopinus cs,” tegas Nikng.

Saat media ini mencoba mengkonfirmasi terkait hasil pemeriksaan lapangan kepada pihak PT.MBL, namun belum ada jawaban. (Ricard)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *