Jumat Curhat, Warga Sampaikan Keluhan ke Waka Polres Muara Enim

Daerah, Pesawaran46 Dilihat

Muara Enim (Haluanindonesia.co.id)  – Jum’at Curhat merupakan inisiasi atau Program Polri dalam menampung laporan, keluhan, dan masukan dari masyarakat kepada Polri. Dalam Jum’at Curhat, masyarakat bisa menyampaikan informasi apa pun yang sekiranya perlu ditindaklanjuti polisi.

Pengaduan itu sekarang dapat disampaikan melalui Forum Jum’at Curhat setiap Jum’at yang kali ini diKantor Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, Jum’at (24/3/2023).

Jum’at Curhat adalah wujud layanan masyarakat, di mana bisa mengadukan langsung kepada kepolisian serta menampung informasi apapun berkaitan keamanan yang membutuhkan tindak lanjut kepolisian, kata Wakapolres Muara Enim Kompol CS. Panjaitan, S.E., M.Si.

Acara kali ini dihadiri perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga Muara Enim.

Ada beberapa pertanyaan, saran dan masukan yang disampaikan kepada Wakapolres Muara Enim Kompol CS. Panjaitan, S.E., M.Si oleh para perangkat kelurahan dan warga.

Antara lain berkaitan persoalan yang dihadapi masyarakat, yaitu menyangkut permasalahan narkoba, pungli, lalu lintas, perizinan pelaksanaan orgen tunggal dan balap liar.

Salah satu pertanyaan yang menjadi keluhan masyarakat adalah :

Warga menanyakan terkait peredaran narkoba cukup prihatin untuk perlu diadakan penyuluhan, pembinaan penyalahgunaan narkoba.

“Bahwa terkait penyalahgunaan norkoba, Polres Muara Enim akan dilakukan pembinaan dan penyuluhan narkoba baik disekolah maupun dimasyarakat ,” jelas Kasat Narkoba.

Dari hasil forum tersebut didapati kesimpulan bahwa semua laporan dan keluhan masyarakat ini semuanya akan ditampung oleh Polres guna dicarikan solusi terbaik dan penyelesaiannya. Dengan demikian kepercayaan publik terhadap Polri akan semakin baik.

Dalam kegiatan tersebut, Waka Polres Muara Enim , juga didampingi Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasi Humas, KBO Sat Samapta, KBO Intelkam, KBO Binmas dan beberapa personel Polres Muara Enim.

Sedangkan dari warga sebanyak 25 orang antara lain para Lurah Muara Enim, perangkat Lurah, dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Muara Enim. (Deni Febriando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *