2 Wanita Pengguna Sabu Ditangkap Petugas

  • Whatsapp

TANGGAMUS – Polsek Pulau Panggung dibackup Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus menangkap dua perempuan diduga penyalagguna sabu di Pekon Tekad Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Sabtu (23/11/2019).

Keduanya, berinisial AR alias Ani (30) warga Pekon Karang Sari Kecamaran Air Naningan, Tanggamus dan SA alias Mila (18) warga Desa Tuba, Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Penangkapan mereka dipimpin langsung Kapolsek Pulau Panggung Iptu Ramon Zamora, di salah satu rumah kontrakan di Pekon Tekad Kecamatan Pulau Panggung.

“Kedua pelaku ditangkap sekitar pukul 17.45 WIB, dalam pengembangan perkara Human Trafficking yang sedang kami dalami. Ketika penggerebegan ternyata kedua pelaku yang diduga merupakan PSK juga menggunakan narkoba,” kata Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Minggu (24/11/2019) sore.

Baca Juga :  Sambut Hari Listrik Nasional ke-76, PLN UID Lampung Gelar Bakti PDKB untuk Tingkatkan Keandalan

Ia berujar, dalam penangkapan itu, pihaknya juga mengamankan 2 plastik klip bekas pakai, 1 pipa kaca, pirek bekas pakai, 1 buah alat hisap sabu 2 buah sedotan dan 2 korek api gas.

“Barang bukti tersebut diamankan, berada di dalam kontrakan tersebut. Yang diakui keduanya dipakai pada siang harinya,” terangnya, seperti dilansir Saibumi.com.

Kemudian, kedua pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Satres Narkoba Polres Tanggamus guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Keduanya telah kami limpahkan ke Satresnarkoba,” imbuhnya.

Disinggung, terkait perkara Human Trafficing yang ditanganinya, Iptu Ramon belum dapat mengungkapkan secara rinci, sebab secara keseluruhan pihaknya masih melakukan penyelidikan sehingga ia meminta untuk bersabar.

Baca Juga :  Danrem 043 Garuda Hitam Silaturahmi Ke Ponpes Yatim Piatu Dan Dhuafa Tahfidzul Quran Riyadhus Sholihin

“Untuk Human Trafficing, tunggu hasil lengkapnya. Intinya kami menerima laporan penjualan anak dibawah umur yang nantinya akan bekerja di Karaoke. Namun korban juga dijual untuk disetubuhi, di TKP penangkapan 2 perempuan tersebut. Mudah-mudahan besok sudah bisa dirilis,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.